Breaking News:

BATAM TERKINI

TEMBOK Mulai Retak, Warga Kampung Aceh Cemas Takut Rumah Ambruk Akibat Proyek di Kawasan ABB

Warga Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri cemas dan takut rumah mereka ambruk.

Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/IAN SITANGGANG
Ismail menunjukkan kondisi rumahnya yang rusak akibat getaran dari pengerjaan proyek di dalam kawasan ABB. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri cemas dan takut rumah mereka ambruk.

Sebab, akibat geteran yang terjadi dari pengerjaan proyek pembangunan di dalam kawasan ABB, Batamindo Muka Kuning telah membuat tembok mereka retak-retak.

Getaran akibat pembangunan di dalam kawasan ABB tersebut membuat dinding rumah warga di Kampung Aceh, tepatnya yang berbatasan langsung dengan tembok kawasan mengalami retak.

Ismail, pemilik rumah nomor 200 Kampung Aceh mengatakan, kondisi rumahnya saat ini, sudah sangat parah.

"Ada lima retakan di dinding rumah saya, retaknya pun sangat parah," kata Ismail, Jumat (11/6/2021).

Yang paling dikhawatirkan lagi, kata Ismail, rumah di sebelahnya yakni nomor 199,  lantai dua dan dinding rumahnya sudah retak.

"Saya khawatir tembok rumah tetangga saya retak, dan menimpa rumah saya," katanya.

Baca juga: 39 Pasien Baru Masuk RSKI Galang Batam, Total Ada 89 Pasien Sedang Dirawat

Ismail menceritakan, jika tembok rumah tetangganya roboh, maka ruang tamunya akan habis tertimpa.

"Ini yang paling kita khawatirkan, takutnya kita sedang santai tiba-tiba roboh, siapa yang bertanggung jawab," kata Ismail.

Ismail menceritakan, dirinya bukan persoalkan ganti rugi. Namun dirinya khawatir terjadi apa-apa.

"Hari Rabu 9/6/2021. Orang PT Epson sudah datang mengecek rumah kami, tapi belum ada kepastian," kata Ismail.

Dia juga mengatakan, mereka terus dilakukan pengerjaan proyek tanpa memperhatikan keselamatan warga di luar tembok kawasan.

"Ya kita berharap jangan sampai ada korban jiwa. Kalau memang kita di suruh pindah, kita juga mau pindah,"kata Ismail.

Sementara sampai berita ini diturunkan, TRIBUNBATAM.id masih berusaha mengonfirmasikan hal itu dari pihak perusahaan ataupun pihak kawasan ABB, Muka Kuning, Kota Batam. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved