Breaking News:

BATAM TERKINI

HEBOH Kasus Pungli di Tanjung Priok Berimbas ke Batam, 10 Juru Parkir Liar di Nagoya Diamankan

Efek Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait adanya pungutan liar di Tanjung Priok, ternyata berimbas ke sejumlah daerah.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Setidaknya 10 orang juru parkir liar ditangkap di kawasan Nagoya dan Pinuin Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Efek Presiden Joko Widodo menelepon Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait adanya pungutan liar di Tanjung Priok, ternyata berimbas ke sejumlah daerah.

Seperti yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Barelang.

Setidaknya 10 orang juru parkir liar ditangkap di kawasan Nagoya dan Pinuin Batam.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan dalam ekspose perkara di Polresta Barelang, Sabtu (12/6/2021) mengatakan kalau ini memang efek dari adanya laporan Presiden Jokowi ke Kapolri beberapa waktu lalu.

"Memang ini salah satunya efek dari kejadian Tanjung Priok kemarin. Selain itu juga ada laporan masyarakat," jelas Andri Menerangkan.

Menurutnya, para pelaku melanggar peraturan daerah Batam.

Seharusnya mereka hanya beroperasi dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Baca juga: KINI Laporkan Kedatangan Orang Asing di Batam Lebih Mudah, Bisa Diakses Lewat Android

Namun dalam kenyataannya para pelaku tersebut bekerja di atas jam yang sudah ditentukan.

Mereka masih tetap melakukan pungutan liar di sejumlah kawasan yang ada di Kota Batam.

Pastinya ini melanggar Perda Kota Batam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved