Breaking News:

MENKO AIRLANGGA HARTARTO KE BATAM

PT Sat Nusapersada Batam Bakal Vaksinasi 7000 Karyawan, Target Selesai Juli 2021

Direktur Operasi PT Sat Nusapersada Tbk, Bidin Yusuf menyebut, dari 7000 karyawan, sudah 3000 divaksin. Target Juli,semuanya sudah divaksinasi covid

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Argianto
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto meninjau proses vaksinasi pekerja industri di PT Sat Nusapersada, Batam, Sabtu (12/6/2021). Pemerintah menargetkan sebanyak 23 ribu pekerja industri di Kota Batam sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 hingga akhir Juni 2021 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tempat terakhir yang dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto saat kunjungan kerja (kunker) ke Batam, yakni PT Sat Nusapersada, Tbk, Sabtu (12/6/2021).

Tepatnya di Jalan Pelita VI No.99, Kelurahan Kampung Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur Operasi PT Sat Nusapersada, Tbk, Bidin Yusuf mengaku, pihaknya akan memvaksin 1000 karyawan hari ini. Sehingga ditargetkan Juli 2021 mendatang, seluruh karyawan di PT Sat Nusapersada, Tbk sudah divaksin.

"Total karyawan kami ada 7000 orang dan yang sudah selesai divaksin 3000 orang," ujar Bidin dalam sambutannya.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto mengatakan, kunjungan ke PT Sat Nusapersada, Tbk ini sudah keempat kalinya.

Baca juga: Ratusan Warga Binaan dan Petugas di Rutan Karimun Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: PETUGAS Mulai Datangi Perusahaan di Batam, Senin hingga Minggu Ada Kegiatan Vaksin

Situasi secara nasional, akibat adanya mudik saat lebaran, dan kenaikan angka Covid-19 semakin meningkat. Tentu hal ini menjadi catatan dan vaksinasi Covid-19 ini penting.

"Kasus di Kepulauan Riau per 11 Juni ada 19.850 dan di Batam 10.745 orang. Tentu ini menjadi catatan. Gerakan 20 ribu orang perhari divaksin bisa dilaksanakan. Ini kunci untuk perekonomian dan kunci dimulainya kegiatan pariwisata," ujarnya.

Diakuinya, Batam, Bintan dan Bali akan dijadikan percontohan oleh pemerintah. Dimana beberapa waktu lalu ketika Presiden RI, Joko Widodo datang ke Kepri, kasus corona di Kepri urutan ke 4 tertinggi di Indonesia.

"Ketika saya kembali nanti, akan saya sampaikan bahwa Kepri sudah urutan ke 17.m. Kalau lari maraton, bukan jalannya cepat, tapi karena daerah lain nyusul. Beberapa daerah kasusnya naik, terbesar di Jawa. Ini tantangan bagi pemerintah," ujar Airlangga sembari tertawa.

Ia melanjutkan, vaksinasi Covid-19 per 11 Juni 2021 lalu sudah mencapai 373 ribu dan diharapkan bisa meningkat kembali dan mencapai target 70 persen. Pemerintah menyiapkan safe trafel corridor nasional, persyaratannya 70 persen harus sudah divaksin.

"Batam, Bintan ini bisa menjadi contoh," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto kunker ke PT Sat Nusapersada, Tbk di Batam, Sabtu (12/6/2021)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto kunker ke PT Sat Nusapersada, Tbk di Batam, Sabtu (12/6/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Ia menambahkan sektor industri memang ditekan untuk segera divaksin. Pasalnya pemerintah terus mendorong agar pandemi Covid-19 bisa hilang dengan protokol kesehatan.

"Kalau sudah divaksin dan pakai masker, risiko terkena itu hanya beberapa persen saja. 3T itu penting terutama bagi Forkopimda. Posko di wilayah harus diperketat..

Kemarin di Pulau Jawa sempat kendor sehingga terjadi kenaikan. Tentu kita terus melihat kegiatan yang dilakukan bersama forkompinda," paparnya..

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved