Breaking News:

BATAM TERKINI

Ratusan Atlet Panahan Bakal Ikuti Field Archery Menpora di Lapangan Golf Palm Spring Batam

Ratusan atlet panahan dari berbagai Provinsi bakal ikuti Event Field Archery Menpora Festival 2021 dan Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar, Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak dan Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya saat melakukan peninjauan kesiapan Event Field Archery Menpora Festival 2021 dan Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021. 
BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Ratusan atlet panahan dari berbagai Provinsi bakal datang ke Kota Batam untuk mengikuti Event Field Archery Menpora Festival 2021 dan Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021 pada 24-27 Juni 2021 mendatang.
Event bergengsi nasional tersebut akan digelar di lapangan Golf Palm Spring dan lapangan Nuvasa Bay Nongsa, yang diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kepri bersama PT Cakra Bramastra Internasional dan didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepri.
Untuk melihat kesiapan dari panitia pelaksana kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar)
Provinsi Kepri, Buralimar turun langsung meninjau lokasi kegiatan dan kesejumlah hotel tempat peserta dan tamu yang akan menginap selama kegiatan berlangsung , Jumat,(11/6/2021).
Dalam peninjauan tersebut, Buralimar didampingi oleh Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak dan Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya. Hotel yang dikunjungi ada dua, yakni OS Hotel Airport di Buana Vista dan Four Points by Sheraton di Nagoya.
"Hari ini kita mengecek bagaimana kesiapan pelaksanaan untuk event panahan nasional nanti. Yang kita cek pertama adalah lokasi acara dan kedua hotel tempat peserta atau atlet menginap nantinya selama kegiatan," ucap Buralimar.
Disampaikan Buralimar, event yang akan diselenggarakan itu sangat bagus untuk membangkitkan kembali pariwisata dan perekonomian Kota Batam ditengah pandemi Covid-19 ini. 
"Menko Perekonomian RI pernah mengatakan, bandul ekonomi Indonesia itu ada tiga, yakni Batam, Bali dan Bintan. Jadi jika tiga bandul ini bergerak maka Insyaallah daerah lain juga akan bergerak," ujar Buralimar.
Maka dari itu lanjutnya, event panahan itu akan disupport penuh oleh Pemerintah Provinsi Kepri, sebab event MICE itu akan memberikan dampak yang banyak untuk semua stakeholder terkait, diantaranya adalah hotel, restoran dan UMKM. 
"Dalam kegiatan nanti protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah. Mari kita bersama-sama bedoa agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu," tuturnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak mengatakan, peserta untuk Event Field Archery Menpora Festival 2021 kuotanya sudah penuh pada 5 hari dibukanya pendaftaran. Nantinya akan diikuti oleh 96 atlet panahan dan akan dibagi empat divisi. 
"Peserta yang mendaftar Field Archery Menpora itu ada 104 orang. Namun karena dibatasi yang diterima hanya 96 peserta saja. Dari 96 itu, sebanyak 70 orang adalah peserta dari luar Kepri," ungkap Abdul Razak.
Sementara untuk peserta Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021 total peserta yang mendaftar sudah sebanyak 411 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 275 peserta dari luar Kepri. 
Peserta yang sudah mendaftar itu sampai saat ini dari 17 Provinsi, yakni Kepri, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Papua Barat. 
"Yang paling banyak adalah DKI Jakarta, dimana seluruh peserta atlet PON nya turun. Kalau yang dari Jawa Timur itu pesertanya adalah sudah 10 kali mengikuti PON. Sampai hari ini persiapan kita untuk acara sudah 85 persen," paparnya.
Dikesempatan yang sama, Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya mengatakan, pihaknya sebagai Event Organizer (EO) sedang mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan sesuai dengan standar yang dimiliki.
Mulai dari bagaimana untuk penempatan hotel masing-masing peserta, makan dan transfortasi mulai dari penjemputan saat tiba di bandara hingga selesai acara.
"Untuk penginapan peserta rencananya akan memakai 14 hotel, mulai dari bintang 2 hingga bintang 4. Selama kegiatan berlangsung sekitar 350 kamar hotel yang akan dipakai perharinya dan itu akan berlangsung selama 5 hari," imbuhnya.
Surya membeberkan sejauh ini per siapan sudah sangat matang dari berbagai segi. Artinya segala sesuatu sudah disiapkan dengan baik.
"Dengan adanya event seperti ini bisa menguntungkan semua pihak baik itu hotel, transportasi dan pariwisata lainnya. Semoga ekonomi di Kepri bisa bangkit lagi dan Covid-19 ini segera berakhir," harap Surya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
 
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri
 
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved