Breaking News:

KEPRI TERKINI

Wakil Gubernur Kepri Marlin Ingin Terobosan yang Meringankan Masyarakat saat Pandemi

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mengapresiasi OPD yang membuat terobosan yang meringankan masyarakat di tengah pandemi covid-19

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina saat menghadiri Rapat Rutin Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau TA 2021 di Ruang Rapat Utama Lt. 4 Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (14/6/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina menyampaikan, seluruh kegiatan yang ada di Kepri realisasinya akan berjalan lancar jika situasi pandemi covid-19 melandai.

Dalam hal ini, kesehatan masyarakat masih harus menjadi perhatian utama.

"Progres realisasi kegiatan kita luar biasa baik. Walau dalam seminggu naik rata-rata 1 sampai 2 persen, namun ini merupakan kemajuan kita bersama.

Saya harap para kepala OPD dapat mengejar target yang telah ditetapkan agar dapat dilaksanakan tepat waktu,” ujar Wagub Marlin saat Rapat Rutin Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau TA 2021 di Ruang Rapat Utama Lt. 4 Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (14/6/2021).

Wagub Kepri itu berpesan kepada setiap OPD agar terus menggenjot kegiatan fisik, sehingga masyarakat pun tahu progres dan apa-apa saja kegiatan Pemprov yang sedang dikerjakan.

Baca juga: Sembako Kena Pajak, Apa Efeknya Bagi Kepri?

Baca juga: Komisi XI DPR RI Bocorkan Draf PP 2 KEK Baru di Batam, Begini Reaksi Gubernur Kepri

Marlin juga mengapresiasi kepada OPD yang membuat terobosan-terobosan yang meringankan beban masyarakat di tengah pandemi ini.

"Saya mendukung penuh rencana relaksasi pajak yang akan dilaksanakan BP2RD. Ini merupakan langkah konkret pemerintah di masa pandemi ini, sehingga masyarakat tahu ada kepedulian dari pemerintah,” ujar Wagub Marlin.

Sementara itu Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah menyampaikan, memasuki minggu kedua Juni, tentu harus terus memantau progres realisasi belanja. Ini merupakan salah satu ikhtiar percepatan pertumbuhan dan pemulihan ekonomi.

"Perlu kerja keras dan kebersamaan kita. Kegiatan yang ada tetap didorong untuk dipercepat terutama kegiatan strategis di lapangan,” tutur Sekda Arif.

Sementara itu, Kepala BP2RD Kepri Reni Yusneli menyampaikan, pihaknya berupaya menarik pajak sebanyak-banyaknya. Pihak UPT sudah melakukan jemput bola namun karena zona memerah lagi akibat kenaikan kasus aktif Covid-19, maka kebijakan tersebut akhirnya berjalan agak lambat.

"Maka dari 1 juli sampai 30 September kita akan melaksanakan relaksasi pajak dengan bentuk pajak kendaraan bermotor, sasaran terutama penunggak pajak,” ujar Reni.

Pada kesempatan yang sama, Karo Pengadaan Barang/Jasa Kepri, Misbardi melaporkan, dari 276 jumlah paket yang akan ditenderkan di tahun 2021, sudah masuk ke Biro PBJ sebanyak 135 paket atau sekitar 50 persen.

Dari 135 yang sudah selesai sebanyak 58 paket dan 6 paket yang telah ditetapkan pemenangnya dan sekarang memasuki masa sanggah.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved