Kamis, 23 April 2026

KEPRI TERKINI

Reaksi Ketua Golkar Kepri Jawab Isu Keretakan di Internal Partai dan PAW di DPRD

Ketua Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana tidak menjawab secara jelas isu keretakan di internal Golkar terkait PAW posisi Wakil Ketua I DPRD Kepri

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Reaksi Ketua Golkar Kepri Jawab Isu Keretakan di Internal Partai dan PAW di DPRD. Foto Ahmad Maruf Maulana 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Heboh surat yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) untuk dua kadernya di Kepulauan Riau (Kepri).

Surat yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jendral, Lodewijk F. Paulus pada 9 Juni 2021 itu, berisikan Pergantian Antar Waktu (PAW) posisi jabatan Wakil Ketua I DPRD Kepri yang saat ini dijabat oleh Dewi Kumalasari kepada Rizki Faisal.

Surat itu pun pada poin nomor 1 huruf d bertuliskan, bahwa menyetujui permohonan PAW posisi jabatan tersebut.

Atas PAW itu, muncul isu yang berkembang kalau telah terjadi keretakan di internal DPD I Golkar Kepri.

Dikonfirmasi Tribunbatam.id, Ketua DPD I Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana tidak menjawab dengan jelas terkait isu yang berkembang.

Dalam pesan WhatsApp-nya, Maruf justru balik bertanya.

"Kerenggangan apa, kacau mas ini," tulisnya.

Saat ditanyakan kembali, Maruf hanya menuliskan jawaban dengan pesan tertawa.

"Ujung-ujungnya mintak statmen," tulisnya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari terkesan enggan menanggapi kabar Pergantian Antar Waktu (PAW) dirinya.

Itu menyusul kebijakan Golkar Kepri mengganti posisi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri yang dijabat Dewi melalui PAW.

Adapun surat PAW itu ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto tertanggal 9 Juni 2021 dengan nomor surat B-583/GOLKAR/VI/2021.

Selanjutnya, DPW Partai Golkar menyetujui Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Rizki Faizal dipromosikan kembali sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri.

Dimintai tanggapannya di sela-sela kegiatan berkunjung ke Dabo Singkep, Lingga, Dewi Kumalasari tidak berbicara banyak mengenai masalah tersebut.

Baca juga: 4 Partai Politik yang Pernah Terpecah selain Partai Demokrat, PDIP hingga Golkar

Dengan langkah kaki tergesa-gesa, serta ekspresi muka terkesan cuek, Dewi berusaha menghindari wawancara dari wartawan TribunBatam.id saat itu.

"Oh nanti ya," kata Dewi, Selasa (15/6/2021).

"Gak bisa, nanti ya," sambungnya lagi sambil tergesa-gesa memasuki mobil, yang saat itu berada di depan halaman Gedung Nasional, Dabo Singkep.

(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved