Breaking News:

NATUNA TERKINI

Berita Hoaks Soal Vaksin Menyebar, Kapolres Natuna Janji Bakal Ambil Tindakan

Akhir-akhir ini masyarakat Natuna diresahkan dengan adanya berita Hoaks yang bersinggungan dengan Covid-19 atau lebih tepatnya vaksin.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/MUHAMMAD ILHAM
Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian mengikuti Rapat Dengar Pendapat atau RDP bersama DPRD Natuna dan juga sejumlah pengusaha atau pedagang yang ada di Kecamatan Bunguran Timur. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Akhir-akhir ini masyarakat Natuna diresahkan dengan adanya berita Hoaks yang bersinggungan dengan Covid-19 atau lebih tepatnya vaksin.

Hal ini terkuak ketika Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian mengikuti Rapat Dengar Pendapat atau RDP bersama DPRD Natuna dan juga sejumlah pengusaha atau pedagang yang ada di Kecamatan Bunguran Timur.

"Saat mengikuti RDP bersama DPRD dan Pengusaha, ada masukan terkait adanya penyebaran berita hoaks di media sosial," kata Ike usai mengikuti RDP kepada sejumlah awak media di Gedung DPRD Natuna, Selasa (15/6/2021)

Untuk itu, Kapolres Natuna menegaskan akan menindaklanjuti hal tersebut.

Unit Reskrim Polres Natuna akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang terduga atau pelaku yang membuat serta menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.

"Pemberitaan atau informasi yang dibuat provokator terkait vaksin akan kami telusuri karena ini akan menimbulkan kegaduhan, oleh karena itu kami menghimbau agar kita semua bijak bermedia sosial," imbuhnya.

Baca juga: DALAM Sehari, Ada 219 Warga Kepri Terpapar Covid-19, 4 Orang Meninggal Dunia

Mengenai sanksi jika pelaku ditemukan, Kapolres Natuna mengaku akan melihat dulu konteks pemberitaan atau informasi yang diposting oleh pelaku di media sosial.

"Kita akan mengkonsultasikan kepada ahli bahasa, apakah perbuatannya tersebut masuk ke dalam pelanggaran Undang-undang ITE. Apabila masuk maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan," bebernya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Natuna agar mengkroscek terlebih dahulu kebenaran dari sebuah informasi yang diterima dan jangan langsung menyebarluaskan.

"Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Selain itu, berita menyimpang mengenai vaksin itu adalah hoaks, vaksin aman dan halal. Mari kita sama-sama sukseskan program vaksinasi ini guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved