Breaking News:

KEPRI TERKINI

DPRD Kepri Minta Gubernur Tunda Rombak Jabatan, Sirajudin: Awas Pembangunan Daerah

Fraksi PKB DPRD Kepri khawatir, rotasi pejabat eselon Pemprov Kepri erimbas pada rencana pembangunan yang sedang berjalan tahun ini.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Kepri Sirajudin Nur meminta Gubernur Kepri menahan diri untuk merombak pejabat eselon Pemprov Kepri. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kepri meminta Gubernur Kepri untuk menahan perombakan pejabat eselon Pemprov Kepri.

Menurutnya, rencana tersebut bakal berimbas pada rencana pembangunan yang sedang berjalan pada tahun ini.

Tidak hanya menyasar sejumlah kepala dinas di Pemprov Kepri, jabatan Sekretaris Daerah Provinsi/ Sekdaprov Kepri pun dikabarkan bakal diganti. "Kami minta Gubernur Kepri tahan diri," ucap juru bicara Fraksi PKB DPRD Kepri, Sirajudin Nur, Kamis (17/6/2021).

Sekdaprov Kepri selaku Ketua Tim Anggaran Pembangunan Daerah (TAPD) adalah posisi sangat strategis dalam menetapkan kebijakan kebijakan anggaran daerah.

Pihaknya khawatir jika penggantian posisi Sekdaprov Kepri itu bakal mengganggu kesinambungan pembangunan yang sudah direncanakan dengan baik sebelumnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Kepri, TS Arif Fadillah melantik 3 pejabat baru hasil open bidding Pemprov Kepri, Senin (14/9/2020) di Gedung Daerah
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Kepri, TS Arif Fadillah melantik 3 pejabat baru hasil open bidding Pemprov Kepri, Senin (14/9/2020) di Gedung Daerah (TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)

Ia menyarankan, sebaiknya di tahun pertama ini Gubernur Kepri fokus terlebih dahulu mengawal dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan yang sudah direncanakan dalam APBD 2021.

Selain itu, juga mengambil waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi tahun berjalan terhadap jalannya pemerintahan dan kabinetnya.

"Jangan sampai penggantian kabinet nantinya justru menjadi kontraproduktif bagi pembangunan daerah.

Karena itu kami Fraksi PKB meminta Gubernur untuk cooling down dan tidak terburu buru melakukan perombakan.

Apalagi selama ini Kinerja Keuangan Daerah sangat baik, Kinerja Sekdaprov dan beberapa OPD yang katanya jika dirombak justru berkinerja baik," sarannya.

Ketika ditanya kapan waktu yang tepat untuk dilakukan perombakan kabinet, Sirajudin menjawab setelah berakhirnya Tahun Anggaran 2021 adalah waktu yang tepat untuk memulai yang baru.

"Sabarlah sampai berakhirnya Tahun Anggaran 2021" jawabnya.

Baca juga: Reaksi Sekda Kepri hingga Kadis Pariwisata Soal Isu Rotasi Jabatan di Pemprov Kepri

Baca juga: JABATAN Ex-Offico BP Batam Digugat, Amri Bedu: Lanjutkan Pembangunan, 2024 Kita Evaluasi

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebelumnya membantah adanya perombakan kabinet di pemerintahannya bersama Marlin Agustina.

Meski begitu, ia membenarkan akan melakukan penyegaran. Namun yang penting baginya bukan mengganti orangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved