Breaking News:

PINJAMAN ONLINE

CEK Sebelum Meminjam Uang, Ini Daftar 125 Pinjaman Online yang Terdaftar dan Berizin di OJK

OJK menyebutkan bahwa ada penambahan 8 pemain fintech yang akhirnya mendapatkan izin.

Editor: Rimna Sari Bangun
ist
Ilustrasi. Audiensi Wali Kota Malang Sutiaji bersama OJK dan mantan Guru TK yang terlilit utang pinjaman online senilai Rp 40 Juta di Balai Kota Malang, Rabu (19/5/2021). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sebelum Anda berniat meminjam dana segar dari pinjaman online, ada baiknya memastikan bahwa pinjaman online (pinjol) tersebut berizin dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK kembali melaporkan data terbaru fintech peer to peer (P2P) lending terdaftar maupun berizin yang saat ini berjumlah 125 fintech per 10 Juni 2021. 

Dalam laporannya, OJK menyebutkan bahwa ada penambahan 8 pemain fintech yang akhirnya mendapatkan izin.

Sementara itu, ada 6 pemain fintech yang harus mengembalikan tanda terdaftarnya yang diakibatkan beberapa sebab seperti tidak memenuhi persyaratan perizinan sesuai POJK dan tidak bisa melanjutkan kegiatan operasional.

 Adapun 8 penyelenggara fintech lending yang berubah status berizin yaitu, PT Duha Madani Syariah (Duha Syariah), PT Sol Mitra Fintec (Invoila), PT Satustop Finansial Solusi (Sanders One Stop Solution), PT Dana Bagus Indonesia (DanaBagus),

PT Fintek Digital Indonesia (Kredito), PT Solusi Teknologi Finansial (Modal Nasional), PT Komunal Finansial Indonesia (Komunal), dan PT Cerita Teknologi Indonesia (Restock.ID).

Baca juga: Bikin Resah, Polisi Siap Berangus Pinjol Ilegal, Peras Korban hingga Sebar Foto Vulgar Editan

“Selain itu, terdapat 6 pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending yaitu, PT Mikro Kapital Indonesia, PT Pasar Dana Teknologi,

PT Teknologi Finansial Asia, dan PT Artha Simo Indonesia dikarenakan belum menyampaikan pemenuhan persyaratan perizinan sehingga penyelenggara tidak memenuhi ketentuan Pasal 10 POJK nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi,

serta pembatalan tanda terdaftar PT Empat Kali Indonesia dan PT Indo Fintek Digital dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional,” tulis OJK yang dikutip Kontan.co.id, Jumat (18/6).

Dengan adanya pengumuman tersebut, OJK menghimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved