Publik Terbelalak Limit Kartu Kredit Komisaris Pertamina, Stafsus Erick Thohir Bantah Ahok
Pengakuan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal fasilitas kartu kredit dengan limit Rp 30 miliar membuat publik terbelalak
Ahok mengatakan saat ini Pertamina menghapus fasilitas tersebut.
Penghapusan dilakukan dalam dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Senin (14/6/2021) lalu
Ahok menyebut penghapusan itu dilakukan untuk menghemat pengeluaran perusahaan.
"Kebijakan untuk penghematan saja.
Astra Group begitu besar saja tidak ada fasilitas kartu kredit perusahaan," jelasnya.
Baca juga: Lengan Kekar Istri Ahok Jadi Sorotan, Begini Potret Puput Nastiti Devi Temani Ahok BTP Jalan Pagi
Nantinya, ucap Ahok, tagihan-tagihan yang berkaitan dengan pekerjaan bisa diajukan langsung kepada perusahaan.
Namun tidak dengan menggunakan kartu kredit korporasi.
Seperti pemesanan tiket hotel, penerbangan dan lain-lain.
"Intinya tidak perlu pakai kartu kredit korporasi.
Silakan pakai kartu kredit pribadi saja.
Jika ada hubungan dengan pekerjaan silakan minta ganti," tutur Ahok.
Ahok berujar penghapusan dilakukan untuk menghemat pengeluaran perusahaan.
"Toh tagihan kartu bisa maksimal 40 hari jika pakainya pas.
Lagipula pejabat Pertamina ada staf yang utusan tiket, hotel dan acara acara.
Kenapa harus direksi yang pegang kartu kredit?" imbuh Ahok dilansir dari Tribunnewswiki.com berjudul Ahok Ngaku Terima Fasilitas Limit Kartu Kredit Rp 30 M, Stafsus Erick Thohir Membantah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mantan-gubernur-dki-jakarta-basuki-tjahaja-purnama-alias-ahok-alias-btp.jpg)