Breaking News:

TRIBUN WIKI

Bahaya Covid-19 Varian Delta, Gejala Baru Muncul saat Paru-paru Sudah Penuh

Virus Corona varian Delta jauh lebih berbahaya. Varian ini diam-diam menginfeksi tubuh dan baru bergejala saat paru-paru sudah penuh.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
Freepik
KESEHATAN - Virus Corona varian Delta jauh lebih berbahaya dan baru bergejala saat paru-paru sudah penuh. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Virus Corona varian Delta saat ini tengah merebak lebih cepat di Indonesia.

Varian virus ini jauh lebih berbahaya dan penyebarannya sangat cepat.

Dalam waktu yang singkat, varian Delta mampu membuat kondisi seseorang menjadi sangat buruk.

Saat ini, varian virus asal India ini sudah banyak memenuhi paru-paru.

Hingga saat ini, puluhan warga dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), telah tertular oleh virus asal India tersebut.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Tonang Dwi Ardyanto, mengimbau masyarakat untuk menyadari bahayanya penyebaran varian Delta ini.

Menurutnya, virus covid dari India ini memiliki penularan yang sama dengan varian lainnya.

Hanya saja yang harus diwaspadai varian Delta ini dapat mengelabui sistem imun tubuh manusia.

“Sampai saat ini cara penularan belum berubah, tetap lewat mata, mulut, dan hidung. Hanya bedanya mutasi ini bisa mengelabui sistem imun kita. Diam-diam menempel pada sel tubuh kita, maka tidak bergejala di awal kalau yang sebelumnya kan begitu nampak langsung bereaksi, tapi yang ini tidak,” ujar Tonang dilansir dari laman UNS.

Melansir artikel di Kompas.com dengan judul "Pakar UNS: Awas, Ini Bahaya Virus Covid Varian Delta", Tonang menjelaskan, pasien yang terpapar virus ini baru diketahui setelah virus masuk ke paru-paru, baru lah si pasien bergejala.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved