Breaking News:

INFO CUACA

INFO CUACA - Prakiraaan Cuaca di Tanjungpinang dan Bintan, 3 Hari Mendatang

BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri selama 3 hari mendatang.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Tri Indaryani
DOK TRIBUNWOW
BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri selama 3 hari mendatang. Ilustrasi 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) selama tiga hari ke depan. 

Analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 14 Juni 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 30 °C s.d 31 °C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat negatif - positif bernilai antara -0.5 s.d +1.0 °C.

"Indeks ENSO terupdate Juni sebesar -0.24 dan dalam kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember 2021.

Sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Miranda Putri Permatasari, Sabtu, (19/6/2021).

Selain itu, lanjutnya, Indeks Dipole Mode (DMI) sebesar -0.55, yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Desember 2021.

Sehingga tidak cukup berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Baca juga: ATURAN BARU! Calon Peserta Vaksin Covid-19 di Batam Wajib Daftar Dulu ke RT, RW dan Lurah

Analisis per tanggal 14 Juni 2021 menunjukkan MJO tidak aktif, sehingga tidak berpengaruh terhadap distribusi awan-awan penghasil hujan di Indonesia, terutama wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk Kepulauan Riau.

"Aliran massa udara pada dasarian II Juni 2021 di selatan equator diprediksi masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah Sumatera dan Kalimantan bagian utara. Zona Konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi bagian utara. Monsun Australia mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia terutama di bagian selatan garis ekuator," terangnya.

Pada dasarian II 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) di seluruh wilayah Indonesia pada lapisan permukaan umumnya masih berada di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian I Juli 2021. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya diprediksi berkisar antara 55 - 95%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya diprediksi berkisar antara 35 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved