Nasib 10 Preman di Medan yang Mengeroyok Prajurit TNI hingga Luka-luka
Anggota TNI di Medan, Sumatera Utara luka-luka setelah dikeroyok 10 preman
Sementara lima lagi masih dalam buronan petugas. Keluarga dan kerabat korban berharap polisi segera menangkap pelaku lainnya.
Tribun Medan masih mencoba menghubungi Polsek Medan Barat untuk dikonfirmasi.
Namun Kanit Reskrim Medan Barat Iptu Prasetyo Triwibowo belum memberikan keterangan.
Kasus pengeroyokan lainnya terjadi di Sukabum, Jawa Barat.
Nasib sial menimpa Suhendi (34), mengalami penganiayaan dan mobilnya dirusak warga setelah mengantar janda yang baru dikenalnya.
Saat ini Suhendi dan mobilnya mobilnya yang dirusak warga diamankan ke Mapolres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila menuturkan kronologi kejadian tersebut.
Kejadian tak menyenangkanyang dialami oleh Suhendi (34) terjadi Senin (7/6/2021) malam.
Suhendi merupakan warga Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Awalnya Suhendi berkenalan dengan perempuan warga Cikidang yang mengaku janda," kata AKP Rizka Fadhila, Selasa (8/6/2021).
Lokasi pengrusakan terjadi di wilayah Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Ketika itu ia baru saja mengantarkan seorang janda.
Janda tersebut bernama Nia.
Malam kejadian, Suhendi pun mengantarkan Nia ke rumah paman Nia di Cikidang.
Nia diantarkan oleh Suhendi ke rumah paman Nia di Cikidang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-6-2021-pengeroyokan-anggota-tni-di-medan-sumatera-utara.jpg)