Kamis, 4 Juni 2026

Lupakan China, Israel Makin Canggih Punya Senjata Laser Pemburu Drone Bersenjata

Israel berhasil mengembangkan senjata terbarunya bertenaga laser yang dipakai untuk menembak jatuh drone pembawa senjata dari negara-negara musuh

Tayang:
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara kubah besi atau iron dome Israel saat bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa (11/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021) 

TRIBUNBATAM.id - Lupakan sejenak hegemoni China dengan segala konfliknya dengan banyak negara di dunia.

Bicara soal militer, China bukan satu-satunya negara kuat dalam hal alutsista (alat utama sistem senjata).

Selain Amerika dan Rusia, jangan lupakan Israel, yang maju bahkan masuk jajaran negara pembuat senjata.

Negara Yahudi ini baru saja selesai melakukan uji coba senjata barunya yakni laser udara, Senin (21/6/2021).

Senjata itu dipakai untuk menembak jatuh drone bersenjata dalam serangkaian tes.

Baca juga: Perusahaan Israel Ciptakan Teknologi Kamuflase Canggih, Musuh Akan Sulit Melihat Tentara Israel

Israel menyebut temuan itu sebagai tonggak sejarah pembaruan sistem pertahanannya yang semakin canggih.

Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021)
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021) (AFP/ANAS BABA)

Selama tes yang berlangsung sepekan, prototipe sistem laser berkekuatan tinggi yang dibawa pada pesawat sipil kecil, berhasil mencegat beberapa UAV, kata Yaniv Rotem, kepala unit penelitian dan pengembangan Kementerian Pertahanan, menggunakan akronim untuk kendaraan udara tak berawak.

Sistem itu dapat menjatuhkan benda terbang apa pun, termasuk drone, mortir, roket, rudal balistik, kata Rotem, seraya menambahkan bahwa mereka berharap prototipe berfungsi dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Video yang dirilis Israel menunjukkan sistem laser di bagian belakang pesawat kecil, mengarahkan sinar energi ke drone uji coba, yang tampaknya melubangi dan membakarnya.

Baca juga: Inilah Sejarah Yahudi Identik dengan Israel hingga 12 Suku Keturunan Abraham

Tes laser udara ini berupa aksi mencegat drone dari jarak satu kilometer (3.280 kaki), tetapi begitu beroperasi, pengembang mengklaim bisa mencapai target sejauh 20 kilometer, kata Rotem dikutip dari AFP.

Lasernya, kata Rotem, menggunakan teknologi pertahanan udara Israel yang sudah bada untuk melacak dan mengunci targetnya, lalu menembakkan sinar laser 100 kilowatt yang akan menjatuhkannya.

Oren Sabag kepala Elbit System yang bekerja dengan Kementerian Pertahanan Israel soal laser, menyebut uji coba yang berhasil baru-baru ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan produk.

Ilustrasi Iron Dome milik Israel yang bertugas menangkal rudal musuh
Ilustrasi Iron Dome milik Israel yang bertugas menangkal rudal musuh (AFP/JACK GUEZ VIA KOMPAS.COM)

Laser bertenaga listrik ini memberikan solusi yang jauh lebih murah untuk melengkapi pertahanan udara Israel.

Dalam praktiknya laser akan digunakan bersama Iron Dome jarak pendek Israel, serta sistem David's Sling jarak menengah, dan Arrow sistem intersepsi rudal ketinggian tertinggi Israel.

"Sistem laser menambah lapisan perlindungan baru pada jangkauan lebih besar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved