Breaking News:

Lupakan China, Israel Makin Canggih Punya Senjata Laser Pemburu Drone Bersenjata

Israel berhasil mengembangkan senjata terbarunya bertenaga laser yang dipakai untuk menembak jatuh drone pembawa senjata dari negara-negara musuh

Penulis: Irfan Azmi Silalahi | Editor: Irfan Azmi Silalahi
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara kubah besi atau iron dome Israel saat bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa (11/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021) 

TRIBUNBATAM.id - Lupakan sejenak hegemoni China dengan segala konfliknya dengan banyak negara di dunia.

Bicara soal militer, China bukan satu-satunya negara kuat dalam hal alutsista (alat utama sistem senjata).

Selain Amerika dan Rusia, jangan lupakan Israel, yang maju bahkan masuk jajaran negara pembuat senjata.

Negara Yahudi ini baru saja selesai melakukan uji coba senjata barunya yakni laser udara, Senin (21/6/2021).

Senjata itu dipakai untuk menembak jatuh drone bersenjata dalam serangkaian tes.

Baca juga: Perusahaan Israel Ciptakan Teknologi Kamuflase Canggih, Musuh Akan Sulit Melihat Tentara Israel

Israel menyebut temuan itu sebagai tonggak sejarah pembaruan sistem pertahanannya yang semakin canggih.

Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021)
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021) (AFP/ANAS BABA)

Selama tes yang berlangsung sepekan, prototipe sistem laser berkekuatan tinggi yang dibawa pada pesawat sipil kecil, berhasil mencegat beberapa UAV, kata Yaniv Rotem, kepala unit penelitian dan pengembangan Kementerian Pertahanan, menggunakan akronim untuk kendaraan udara tak berawak.

Sistem itu dapat menjatuhkan benda terbang apa pun, termasuk drone, mortir, roket, rudal balistik, kata Rotem, seraya menambahkan bahwa mereka berharap prototipe berfungsi dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Video yang dirilis Israel menunjukkan sistem laser di bagian belakang pesawat kecil, mengarahkan sinar energi ke drone uji coba, yang tampaknya melubangi dan membakarnya.

Baca juga: Inilah Sejarah Yahudi Identik dengan Israel hingga 12 Suku Keturunan Abraham

Tes laser udara ini berupa aksi mencegat drone dari jarak satu kilometer (3.280 kaki), tetapi begitu beroperasi, pengembang mengklaim bisa mencapai target sejauh 20 kilometer, kata Rotem dikutip dari AFP.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved