Breaking News:

WISATA BATAM

23 Atase Pertahanan Negara Sahabat Berkunjung ke Museum Batam Raja Ali Haji

Kadisbudpar Batam Ardiwinata menyambut kedatangan 23 atase pertahanan negara sahabat ke Museum Batam Raja Ali Haji, Rabu (23/6)

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/ Istimewa Disbudpar Batam
Atase pertahanan dari 23 perwakilan negara sahabat di dunia berkunjung ke Museum Batam Raja Ali Haji, Rabu (23/6/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Atase pertahanan dari 23 perwakilan negara sahabat di dunia berkunjung ke Museum Batam Raja Ali Haji. Tepatnya berada di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (23/6/2021).

Tujuan kunjungan mereka untuk mengetahui sejarah, pembangunan, serta kearifan lokal Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata menyambut baik kedatangan atase pertahanan dari 23 negara sahabat ke Museum Batam Raja Ali Haji itu.

Sebagai salah satu destinasi wisata Batam, Ardi menyampaikan museum Batam layak dikunjungi atase militer ini, karena mempunyai berbagai informasi tentang Batam. Mulai dari masa Riau Lingga, masa Belanda, masa Jepang, Kemerdekaan, BJ Habibie, sampai masa infrastruktur Pemerintah Kota (Pemko) Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

"Suatu kehormatan atase pertahanan dari 23 negara sahabat berkunjung ke Museum Batam.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenhan (Kementerian Pertahanan) RI yang telah memilih Batam," ucapnya.

Baca juga: Simpan Jejak Sejarah Batam, Museum Batam Raja Ali Haji Dibuka Bertepatan HJB ke-191

Baca juga: 2 Meriam Masa Penjajahan Belanda Masuk Museum Raja Ali Haji Batam, Didatangkan dari Belakang Padang

LUKISAN NONG ISA - Pelukis asal Batam, Marani (58), berfoto dengan lukisan buah karyanya yang menggambarkan sosok Raja Isa bin Raja Ali alias Nong Isa di usia muda. Lukisan ini resmi dipajang di Museum Batam Raja Ali Haji, Batam Center, pada Jumat (18/12/2020).
LUKISAN NONG ISA - Pelukis asal Batam, Marani (58), berfoto dengan lukisan buah karyanya yang menggambarkan sosok Raja Isa bin Raja Ali alias Nong Isa di usia muda. Lukisan ini resmi dipajang di Museum Batam Raja Ali Haji, Batam Center, pada Jumat (18/12/2020). (TRIBUNBATAM/HENING)

Ardi menyebutkan, 23 atase pertahanan negara sahabat tersebut berasal dari negara Perancis, Mexico, Canada, Brazil, Australia, New Zealand, Italy, United Kingdom, USA, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Vietnam, Timor Leste, Kamboja, Filipina, Rusia, Qatar, Papua New Guinea, Belanda, Jerman, dan India.

Menurut Ardi, kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat tentang Batam mulai dari pemerintah, non pemerintah, seni budaya, dan pariwisata.

Ardi menyampaikan, kunjungan para atase itu tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mengecek suhu tubuh, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer.

"Mereka menjalankan protokol kesehatan, perjalanan dari satu tempat ke tempat lain juga dengan menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Museum Batam Raja Ali Haji
Museum Batam Raja Ali Haji (Tribunbatam.id/Istimewa)

Ia mengatakan, kunjungan tersebut dipandu langsung Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Batam, Edi Sutrisno.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved