Senin, 18 Mei 2026

BATAM TERKINI

Pemko Batam Ajukan 126 Tenaga Vaksin Tambahan ke Pemprov Kepri

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan 126 tenaga vaksin tambahan kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

Tayang:
TRIBUNBATAM/DIPA
Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan 126 tenaga vaksin tambahan kepada Pemerintah Provinsi Kepri. FOTO : Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebagai upaya mencapai target vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan 126 tenaga vaksin tambahan kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

Tenaga ini nantinya akan ditugaskan di seluruh kecamatan di Kota Batam.

"Itu hasil percakapan Pak Gubernur dan pak Wakil Wali Kota Batam. Tenaga diserahkan ke kita untuk membantu kegiatan vaksin di kecamatan," ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (24/6/2021).

Didi mengaku tenaga vaksin di Puskesmas juga selama ini berkurang.

Lantaran ada juga yang ditarik di kegiatan vaksin massal.

Baca juga: Sekarang Daftar Dulu, Mulai Senin Depan Warga Batam Bisa Urus SKCK Lagi

Menariknya, Pemko Batam berencana akan membuka 2 posko pelayanan vaksinasi di setiap Puskesmas.

Selain itu, pihaknya bersama dengan kepolisian untuk membuka lagi 1 centra vaksinasi massal lagi seperti di Temenggung Abdul Jamal.

"Tempat yang saya usulkan dan nyaman itu, di Mall Botania Lantai 2 itu. Kita sudah sering juga vaksin disitu," kata Didi.

Didi melanjutkan, karena setiap kecamatan sistemnya registrasi dulu dari RT RW sehingga tak terjadi lagi kerumunan massa.

Puskesmas mengatur hanya 500 orang per satu kelurahan setiap hari.

"Itu arahan Pak Wali 1000 orang per kecamatan mainland setiap harinya. Sehari minimal 2 kelurahan," kata Didi.

Ia menambahkan warga akan diatur kedatangannya ke Puskesmas. Sehingga tak menumpuk di waktu yang bersamaan.

Saat ini petugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dilibatkan dalam proses pelaksanaan teknis vaksinasi Covid-19 di Kota Batam.

"PPKM mikro merupakan salah satu upaya pengendalian Covid sampai ke level yang paling bawah. Mereka melakukan tugas yang hampir sama seperti tim kesehatan," ujar Didi.

Diakuinya selain mengawasi pasien yang isolasi mandiri secara ketat, mereka saat ini dilibatkan dalam pendaftaran warga untuk divaksin.

Sehingga tak terjadi lagi kerumunan massa di titik lokasi vaksin tersebut.

"Kita buka pendaftaran vaksin di puskesmas bukan walk ini," tuturnya.

Ia menambahkan saat ini pihak RT dan RW yang mendaftarkan warga yang belum divaksin ke Puskesmas.

Bagi warga yang sadar, juga diperbolehkan mendaftar ke pihak RT dan RW.

"Setelah didaftarkan akan dijadwalkan di puskesmas," katanya.

Sejauh ini, pihaknya tak lagi menggunakan link pendaftaran seperti biasanya. Pihak Puskesmas yang data manual per RT RW.

"Link cepat basi. Hanya 1 atau 2 puskesmas aja yang masih menggunakan," kata Didi.

Terpisah, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi sewaktu di Batam mengatakan pihaknya akan memberikan ratusan tenaga vaksin untuk Kota Batam. Hal ini dikarenakan di Batam bakal ditambah lagi 1 centra vaksin masal.

"Itu sedang kami bahas bersama Dinkes Provinsi. Ratusan tenaga vaksin akan dikirim untuk bantu Kota Batam, sehingga capaian Batam bisa mencapai 70 persen," ujar Marlin. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

*Berita lainnya tentang BATAM

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved