PENANGANAN COVID
RS Elisabeth Batam Kota Beri Klarifikasi Soal Kabar Tolak BPJS Kesehatan Pasien
Direktur RS Elisabeth Batam Kota Sahat Siahaan menyebut, ada kesalahpahaman yang terjadi sehingga kabar 'tolak' BPJS Kesehatan pasien viral di medsos
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pihak Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota memberikan klarifikasi terkait viralnya sebuah postingan di media sosial belum lama ini.
Dalam postingan itu disebutkan, pengobatan seorang warga Batam bernama Nani menggunakan BPJS Kesehatan ditolak rumah sakit.
Nani datang ke RS Elisabeth Batam Kota setelah kondisi tubuhnya dirasa janggal diduga efek vaksin covid-19.
Namun pihak rumah sakit beralasan, biaya perawatan paska vaksinasi covid-19 tak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Nani akhirnya dibawa pulang oleh keluarga setelah sempat mendapat perawatan singkat dengan total biaya Rp 462.300.
Terkait viralnya postingan ini, Direktur RS Elisabeth Batam Kota, Sahat Siahaan meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat.
Ia mengatakan, ada kesalahpahaman yang terjadi sehingga viral di media sosial.
Disampaikan, saat itu pasien datang ke rumah sakit tidak dengan kondisi seperti diceritakan.
"Sebenarnya dari dokter jaga sudah dicek kondisi pasiennya. Tidak seperti yang diceritakan pasien tersebut.
Dari pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kelumpuhan sebelah. Secara pemeriksaan neurologis normal," ujarnya, Rabu (23/6/2021) kepada Tribunbatam.id.
Ia melanjutkan, pasien yang setelah divaksin mengalami gejala KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), untuk gejala ringan tidak ke rumah sakit tetapi ke klinik.
Dari dokter jaga, setelah memeriksa pasien, kondisinya stabil sehingga bisa pulang.
Perbedaan persepsi ini yang membuatnya tidak menggunakan kartu BPJS.
"Jadi tidak ada menolak menggunakan BPJS," tegasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengembalikan biaya pengobatan yang dibayarkan keluarga Nani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/viral-di-medsos-warga-batam-ditolak-rs-pakai-bpjs-kesehatan-usai-divaksin.jpg)