Shandy Aulia Murka dan Bakal Cari Sosok Diduga Perawat yang Menghina Anaknya
Shandy Aulia marah dan siap menemui netizen bernama Laura karena dinilai menghina anaknya di depan umum
Shandy Aulia dinilai tak peduli dengan nasihat orang lain tentang cara mengurus anak.
Bahkan menurut Laura, Shandy justru terus-terusan memuji sang anak.
"Mbak Shandy aja yang nggak gaul liat balita-balita lain," kata si pemilik akun.
Shandy lantas memberikan penjelasan, bahwa yang ia lakukan terhadap sang anak sudah lebih dulu dikonsultasikan dengan ahlinya.
"Biar kamu nggak capek dan bisa membedakan pertumbuhan anak saya dan monyet kita ngobrol ya dari hati ke hati. Oh ya bu, sampai jumpa di Manado," kata Shandy Aulia setelah mengetahui bahwa si pemilik akun tinggal di Manado.
"Ketika menjadi ibu memang saya akui kesabaran saya lebih panjang. Tapi menjadi ibu juga bisa habis masa kesabarannya ketika ada waktunya darah dagingnya dilecehkan lewat perkataan dimuka umum," kata Shandy Aulia.
"Saya pastikan kita akan bertemu," tegasnya.
Baca juga: 4 Bisnis Fashion Wanita ala Artis Tanah Air, Ada Karya Luna Maya hingga Shandy Aulia
Namun, Shandy menyamarkan identitas lengkap dan hanya menunjukkan gelar yang tertulis di data tersebut.
Wanita tersebut diduga bekerja sebagai seorang perawat.
Shandy Aulia lantas memberikan pesan menohok pada sosok Laura, si pemilik akun.
"Saya yakin beliau bukan orang yang kurang kerjaan apa lagi pengangguran atau beliau perlu sensasi dan cari panggung, Karena beliau ini seseorang yang berpendidikan tinggi dengan pekerjaan dan posisi yang baik serta mulia," curhat anak Kemas Yusuf Effendy.
"Sebenarnya Saya tidak meminta Anda menyukai dan memuji anak saya itu mutlak hak Anda sebagai manusia. Tidak juga saya meminta Anda menyetujui cara mendidik dan merawat anak saya."
"Anda berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang terhormat. Tetapi tidak menjamin karakter tutur kata Anda juga terhormat dalam berpendapat terhadap sesama wanita dan kepada bayi usia 16 bulan."
"Manusia itu tidak perlu pendidikan tinggi untuk memiliki Nurani. Kalau nurani Anda tidak banyak paling tidak sedikit aja dipakai nuraninya dalam berkata-kata."
"Sayapun dapat emosi dengan mempublish data diri Anda di muka umum tapi saya tetap menggunakan nurani saya dalam mengambil keputusan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25-06-2021-foto-shandy-aulia.jpg)