Kondisi Terkini Yogyakarta usai Diguncang Gempa, Belasan Rumah Rusak
Gempa yang mengguncang wilayah Yogyakarta menyebabkan belasan rumah rusak. Gempa ini juga terasa sampai Jawa Timur.
Zona megathrust merupakan zona sumber gempa pada subduksi/penunjaman lempeng landai dan masih dangkal.
Hiposenter gempa ini agak dalam memasuki Zona Benioff.
Zona Benioff merupakan zona sumber gempa pada slab lempeng yang tersubduksi lebih dalam dan sudah mulai menukik.
4. Gempa menengah
Memperhatikan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa selatan Yogyakarta magnitudo 5,1 yang terjadi merupakan jenis gempa menengah.
Gempa diakibatkan adanya deformasi/patahan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa, dengan mekanisme sumber pergerakan naik-mendatar (oblique thrust fault).
5. Gempa dirasakan
Gempa yang mengguncang dirasakan di sejumlah daerah, yaitu:
- Bantul dan Gunungkidul dalam skala intensitas III-IV MMI
- Purworejo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Nganjuk dalam skala intensitas III MMI
- Sleman dan Yogyakarta dalam skala intensitas II-III MMI
- Klaten, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Malang, dan Solo dalam skala intensitas II MMI
Sementara itu, hingga pukul 05.50 WIB pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) di selatan Yogyakarta.
6. Belasan rumah rusak
Dampak dari gempa yang mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sekitarnya merusak sejumlah bangunan.
Di Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, ada belasan rumah yang gentengnya berjatuhan.
"Ada 14 rumah. Rata-rata genting pada berjatuhan mas," kata Lurah Girisekar Sutarpan saat dikonfirmasi kompas.com melalui sambungan telepon Senin (28/6/2021).
Kini sejumlah warga di Kalurahan Girisekar bergotong-royong untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak.
Menurut Sutarpan, perbaikan genteng dikebut karena kini sedang berlangsung hujan deras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dok-lurah-girisekar.jpg)