Breaking News:

Gubernur Ansar Ahmad Bertekad Kepri Zero Stunting pada 2024

Gubernur Kepri Ansar Ahmad optimis target zero stunting pada 2024 dapat dicapai. Lantaran Kepri bisa menurunkan stunting 16 persen pada 2019 lalu

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Ketua TP PKK Kepri, Dewi Kumalasari saat mengikuti Acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 Tahun 2021, sekaligus peluncuran vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui serta anak 12 - 18 tahun, Selasa (29/7) secara daring di Graha Kepri Batam. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menargetkan dan bertekad Kepri harus berhasil berada di angka zero (nol) stunting pada tahun 2024. Target itu optimis bisa dicapai mengingat Kepri berhasil menurunkan stunting 16 persen pada 2019 kemaren.

Tekad yang sama juga diungkapkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepri, Dewi Kumalasari.

Dewi mengatakan, stunting menjadi perhatian serius baginya. Stunting tidak hanya menghambat tumbuh kembang anak karena kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu lama, tetapi juga bisa menghambat kemajuan pembangunan yang bertujuan menyejahterakan masyarakat.

"Untuk itu berbagai program terus kami gesa mulai dari pendampingan, gerakan makan ikan, dan kampanye jangan nikah usia muda.

Jangan dekat jarak kelahiran dan jangan lahiran di usia tua," jelas Dewi seusai mengikuti Acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 Tahun 2021, sekaligus peluncuran vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui serta anak 12-18 tahun, Selasa (29/7/2021) secara daring di Graha Kepri Batam.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.

Baca juga: Dewi Kumalasari Ajak Warga Kepri Gemar Makan Ikan Wujudkan Zero Stunting 2024

Baca juga: Bebaskan Anak Dari Ancaman Stunting, Apa Itu Stunting dan Penyebabnya? Simak di Sini

Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar kerja sama dengan Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto dalam penuntasan stunting di Kepri, Selasa (8/6/2021)
Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar kerja sama dengan Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto dalam penuntasan stunting di Kepri, Selasa (8/6/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Menurut Dewi, target kampanye pencegahannya difokuskan pada pulau-pulau terdepan dan terluar. Stunting (kerdil) adalah gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu lama.

Saat ini, Kepri menjadi provinsi terbaik kedua kasus stuntingnya setelah Bali. Karena itu, dengan peran semua pihak, target zero stunting bisa dicapai.

Wapres Ma'ruf dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Harganas dilakukan pemerintah sebagai usaha untuk mengingatkan masyarakat bahwa pentingnya peran keluarga.

"Semua program stunting dan program pembangunan lainnya tidak akan berhasil jika tidak dibantu dari keluarga," ungkap Wapres Ma'ruf.

Untuk pengendalian stunting di seluruh Indonesia, BKKBN diminta untuk terlibat aktif dan melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perguruan tinggi, organisasi sosial kemasyarakatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved