VIRUS CORONA DI KEPRI
Satgas Covid-19 Kepri: Belum Ada Rencana Tentang Rumah Sakit Darurat
Lonjakan kasus covid-19 di Kepri begitu mengkhawatirkan. Satgas Covid-19 Kepri belum ada rencana membuat rumah sakit darurat. Apa alasannya?
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Fenomena lonjakan kasus covid-19 di Kepri menjadi begitu mengkhawtirkan.
Hingga 28 Juni 2021 terdapat penambahan sebanyak 337 kasus baru Virus Corona di Kepri.
Totalnya pun membengkak menjadi 25.023 orang.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan, belum ada rencana mempersiapakan rumah sakit darurat hingga saat ini.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri ini juga menyampaikan saat ini Bed Occuppancy Ratio (BOR) Kepri 60 persen.
"Rumah sakit darurat belum kita rencanakan, karena diperkirakan masih cukup.
Sehingga masih aman. Kemungkinan terburuk, akan terus menyesuaikan penambahan tempat tidurnya," sebutnya, Selasa (29/6/2021).
Ia juga menginformasikan lokasi-lokasi karantina yang ada di Kepri.
Untuk Kota Batam antara lain; Asrama Haji, Rumah susun Pemko, Rumah susun BP Batam, Bapelkes Batam.
Sementara di Tanjungpinang ada di Lohass Hotel serta beberapa hotel lainnya yang sedang dipersiapkan.
Untuk di Kabupaten Bintan terdapat di LPMP dan Hotel kunang-kunang.
Kabupaten Karimun selain Puskesmas, disiapkan sekolah dan Hotel Gembira.
"Kabupaten Natuna di areal sekitar Mesjid Raya. Untuk Anambas disediakan hotel, dan Kabupaten Lingga di sekolah/Aula," ucapnya.
Baca juga: DAFTAR Ketersediaan Ruang Isolasi dan ICU Pasien Covid-19 di Batam, 87,88 Persen Sudah Terisi
Baca juga: Covid-19 Lingga, Kecamatan Temiang Pesisir Bersih Kasus Virus Corona
Pemko Batam Siapkan Ribuan Bed Tambahan
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebelumnya menyebut jika seluruh Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 di Batam telah penuh.
"Hunian pasien Covid-19 terutama yang bergejala yang ada di seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk sebagai rujukan sudah full. Kecuali yang RSKI (Rumah Sakit Khusus Infeksi) Galang," ujar Rudi saat berada di Kantor Wali Kota Batam Lantai IV, Selasa (29/6/2021).
Rudi meminta kepada Direktur RSKI Galang, Kolonel Khairul Ihsan Nasution agar Rumah Sakit tersebut bisa digunakan kembali untuk pasien Covid-19 yang bergejala. Ia meminta 100 tambahan tempat tidur.
"Saya mohon kepada Pak Dandrem itu difungsikan kembali. Penambahan bed 100 untuk bergejala," ujar Rudi.
Ia melanjutkan, selain RSKI Galang, Rudi juga menjadikan Bapelkes dan Gedung Asrama Haji untuk pasien Covid-19 yang bergejala.
Sementara pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) akan dipindahkan ke Rusun.
"Kita menyiapkan tempat darurat, seperti Bapelkes 180 bed. Tadi malam saya sudah MoU. Lalu Asrama Haji yang tadinya untuk OTG, kalau pasien semakin meningkat juga, Gedung Asrama Gajipun dijadikan untuk yang sakit. Nah yang OTG akan digeser ke Rusun," paparnya.
Total tambahan tempat tidur dari RSKI Galang dan Bapelkes sebanyak 280 bed.
Upaya ini berjaga-jaga apabila pasien Covid-19 tidak tertampung lagi di seluruh rumah sakit.
"Kalau di Asrama Haji bisa ditampung sampai 900an," katanya.
Sementara itu, untuk tenaga kesehatan di Asrama Haji, Rudi mengakui butuh dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri.
Karena tak mungkin alat-alat medis yang ada di RS dipindahkan ke Asrama Haji.
"Kita meminta alat-alat medis dari Rumah Sakit Pemprov Kepri. Disanakan penduduknya tak terlalu banyak. Beda sama Batam yang penduduknya banyak," kata Rudi.
Ia menambahkan penanganan Covid-19 tetap berlanjut meskipun kasus meningkat. Memang ada beberapa faktor penyebabnya.
Tapi tak perlu khawatir, jumlah Covid meningkat tingkat kesembuhan juga meningkat.
Rudi juga mengingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan menjaga jarak.
"Kalau tak ada kepentingan diluar tak perlu keluar," katanya.
Berikut data BOR Kepri priode 21 sampai 27 Juni 2021.
a. Kota Batam: 61,52%
b. Kota Tanjungpinang:86,73%
c. Kabupaten Bintan : 75,12%
d. Kabupaten Karimun :44,31%
e. Kabupaten Lingga :6,77%
f. Kabupaten Natuna: 20,27%
g. Kabupaten Anambas: 6,77%
Hitungan/Rumus BOR = (Jumlah hari perawatan rumah sakit/(Jumlah tempat tidur x jumlah hari dalam satu periode)) x 100%.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam Lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona di Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0505tjetjep-yudiana1.jpg)