Pendererita Covid Kian Banyak, Pelajari Cara Membersihkan Lendir di Paru-paru
cara ampuh membersihkan parau-paru, lendir hilang dan kita bisa beraktifitas nyaman dan aman. Salah satunya dengan berolahraga agar lendir diparu-paru
TRIBUNBATAM.id -- Masa pandemi Corona ini, setiap kita diharuskan mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar oleh Virus Covid-19.
Setelah itu, mungkin banyak yang bertanya-tanya, bagaimana caranya menyehatkan paru-paru yang setelah sekian lama terpapar asap rokok?
“Membersihkan” paru-paru ini penting dilakukan untuk membuang racun yang telah menumpuk akibat merokok. Meski tidak ada cara yang cepat untuk mengembalikan kesehatan paru-paru, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu fungsinya menjadi lebih baik. Dilansir dari Healthline, 26 Mei 2020, berikut adalah cara membersihkan paru-paru setelah berhenti merokok.
1. Batuk
Cara paling sederhana untuk membantu tubuh mengeluarkan lendir adalah dengan batuk. Dengan membuka sumbatan saluran udara yang lebih kecil dan membukanya untuk mendapatkan oksigen, lendir yang menumpuk dapat dikurangi.
2. Olahraga
Mortman menekankan pentingnya olahraga untuk orang yang berhenti merokok. Tetap aktif dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk memperbaiki dan membersihkan paru-paru. Olahraga dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti berjalan-jalan di luar rumah dan menghirup udara segar.
3. Hindari polusi
Menghindari asap rokok, debu, dan bahan kimia berbahaya akan membantu menjaga fungsi paru-paru yang sehat. Jika memungkinkan, jangan terlalu banyak menghabiskan waktu di luar ruangan ketika kualitas udara buruk.
4. Minum minuman hangat
Menurut American Lung Association, hidrasi sangat penting untuk kesehatan paru-paru dengan membantu lendir lebih mudah dihilangkan saat batuk. Minum minuman hangat seperti teh juga dapat membantu pengenceran lendir sehingga tidak sulit di bersihkan.
5. Terapi uap
Orang yang berhenti merokok mungkin dapat mencoba terapi uap untuk mengencerkan lendir dan mengurangi peradangan di saluran udara.
Sebuah studi di tahun 2018 menunjukkan, sekelompok kecil pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) mengalami peningkatan pernapasan setelah menggunakan masker uap. Meski demikian, para pasien PPOK tersebut tidak merasakan peningkatan kesehatan paru-paru.
6. Konsumsi makanan anti-inflamasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/paruparunyaakoh.jpg)