Breaking News:

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

RSUD RAT Tanjungpinang Tambah Ruangan Isolasi, Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Kabid Pelayanan Medik di RSUD RAT Tanjungpinang dr Asep Guntur menyebut, ketersedian bed untuk pasien covid-19, dll masih mencukupi

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
RSUD RAT Tanjungpinang Tambah Ruangan Isolasi, Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19. Foto RS Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Ketersediaan tempat tidur untuk pasien covid-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang masih mencukupi.

Hal ini disampaikan Kabid Pelayanan Medik/Juru bicara external Tim Covid-19 RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, dr Asep Guntur, MARS.

Ia mengatakan, sampai saat ini ketersediaan bed/tempat tidur, maupun sumber daya tenaga kesehatan, alat kesehatan dan lainnya di rumah sakit plat merah itu masih cukup tersedia.

Pihaknya juga terus memantau dan mengikuti pergerakan jumlah pasien Covid 19 yang masuk ke RAT.

"Dimana yang kami rawat adalah pasien-pasien yang bergejala sedang dan berat," ujarnya, Rabu (30/6/2021).

Mengantisipasi adanya lonjakan kenaikan pasien covid-19 yang dirujuk ke RSUD RAT, pihaknya melakukan alihfungsi ruang rawat inap.

"Jadi ruang rawat inap bisa menjadi ruang perawatan Covid-19 dan rotasi nakes. Kami sudah menambah ruang isolasi covid-19 baru dari 3 ruangan menjadi 4 ruangan dengan kapasitas total 81 bed," sebutnya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak, serta merapatkan koordinasi secara internal, agar pelayanan terus berjalan aman dan sesuai standar.

"Mohon dukungan dan doanya," ujarnya.

Keterisian Bed Rumah Sakit Sudah 86,73 Persen

Sebelumnya diberitakan, keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Tanjungpinang sudah mencapai 86,73 persen.

Keterisian isolasi terpadu diakui Plt Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Barencana Tanjungpinang Nugraheni sudah mendekati penuh.

Seperti diketahui, kini Tanjungpinang Zona Merah Covid-19.

Ia menerangkan, faktor penambahan jumlah kasus aktif Covid-19 yang terjadi dalam dua minggu terakhir berdasarkan hasil tracing rapid test antigen di tiap-tiap titik sasaran yang menimbulkan keramaian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved