Breaking News:

Wabup Rodhial Huda Canangkan Pelabuhan Ekspor Terbatas di Natuna, Ini Lokasinya

Wabup Natuna Rodhial Huda bertekad ingin menjual produk ekonomi kerakyatan di Natuna ke Malaysia dan Singapura untuk mendukung sektor ekonomi

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda. Foto diambil beberapa waktu lalu di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda bertekad ingin menjual produk ekonomi kerakyatan masyarakat ke dua negara tetangga terdekat yakni, Malaysia dan Singapura. Hal ini untuk mendukung sektor ekonomi khususnya di Natuna.

Rodhial Huda mengatakan, rencana itu akan terwujud jika Natuna memiliki pelabuhan ekspor terbatas.

Menurutnya, ada dua lokasi pelabuhan yang ideal untuk dijadikan pelabuhan ekspor terbatas yakni Tanjung Payung (Penagi) dan Selat Lampa.

"Ini sudah kami canangkan sejak masa kampanye dulu. Untuk menjual produk unggulan masyarakat ke luar, kita harus membuka pelabuhan ekspor terbatas.

Selain dekat, harga di sana juga lebih mahal," ujarnya kepada sejumlah awak media di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Natuna, Selasa (29/6/2021).

Menurut Wabup Natuna itu, untuk membuka pelabuhan ekspor terbatas tidaklah sulit. Cukup ada karantina, imigrasi, Bea Cukai dan izin ekspor.

"Saya rasa untuk membuka pelabuhan ekspor terbatas ini tidak sulit. Kita punya dua lokasi pelabuhan yang sangat mendukung, bisa di Penagi atau Selat Lampa.

Tinggal dilengkapi saja fasilitas di sana, seperti Bea dan Cukai serta Imigrasi," tambahnya.

Selain itu, menurut Wakil Bupati Natuna ini yang tidak kalah penting adalah mengemas produk yang akan dijual agar lebih menarik.

Maka dari itu, ia berharap peran dari dinas teknis agar berkontribusi dalam pengemasan produk-produk unggulan Natuna supaya lebih menarik untuk dipasarkan ke luar negeri.

"Produk-produk unggulan Natuna harus dikemas lebih menarik, agar bisa bersaing di pasar negara tetangga Malaysia maupun Singapura," tuturnya.

Menurutnya, selama ini produk Natuna hanya dijual ke Kalimantan dan Pulau Jawa. Pemerintah daerah akan berupaya agar produk-produk Natuna bisa menjangkau negara tetangga Malaysia dan Singapura melalui pelabuhan ekspor terbatas.

(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved