PEMBUNUHAN DI BATAM
Kasus Pembunuhan di Batam, Hanani Hananto Terancam 15 Tahun Penjara
Kasus pembunuhan di Batam yang menjerat Hanani Hananto terjadi Sabtu (12/6) lalu.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Diketahui jika tersangka Hanani Hananto menumpang tinggal di tempat kerja.
“Sakit hati karena dia ini sering dibully. Selama ini tidak ada masalah, sehingga dibiarkan saja sama mereka.
Orangnya ini dingin dan santai saja (pelaku), dia kerja di situ cuma bantu-bantu borongan saja.
Mungkin dia merasa diasingkan, jadi sakit hati merasa disisihkan,” kata Kapolsek Bengkong melalui Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Aipda Rio Adrian, Minggu (13/6/2021) siang.
Peristiwa nahas itu pun terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Korban yang ketika itu sedang bekerja, didatangi oleh tersangka.
Sebelunya tersangka mendatangi rekan kerjanya yang lain sambil mengingatkan agar bekerja secara baik-baik.
Setelah itu tersangka keluar dan mendatangi korban yang tengah bekerja di luar ruangan.
“Setelah tersangka dan korban ketemu, tersangka mengulangi perkataan yang sama, ‘kamu cari makan baik baik’.
Mendengar perkataan itu, korban pun menjawab 'emang kenapa rupanya?'," ungkapnya.
Karena emosi seketika tersangk langsung menusukan pisau yang dibawanya ke arah korban sebanyak 3 kali.
Pisau itu mengenai dada sebelah kiri dan lengan kanan korban.
Tersangka meninggalka korban begitu saja dengan kondisi korban yang sudah berlumuran darah.
Sedangkan korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh rekan kerjanya yang lain untuk mendapatkan pertolongan menggunaan sepeda motor.
Sayang, nyawanya tidak tertolong setelah tiba di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK).
Pihaknya mengatakan, tersangka berhasil dibekuk amankan pihak kepolisian bekerja sama dengan pihak keamanan setempat (sekuriti) di Cahaya Garden dalam kurun waktu satu jam setelah kejadian itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-bengkong-batam.jpg)