BATAM TERKINI
KESAKSIAN Ketua RT Soal Penemuan Mayat Membusuk di Perumahan Centre Park
Desas-desus kematian KS (55) masih menjadi perbincangan banyak orang di Perumahan Centre Park Batam, Jumat (2/7/2021). Simak kesaksian ketua RT.
Sebelum ditemukan tewas, Wati mengaku sempat memanggil Koko (KS) di pintu belakang rumahnya.
Hal ini terjadi pada tanggal 23 Juni lalu.
"Teralis di belakang rumah terkunci cuma pintu terbuka. Saya memanggilnya, 'Koko, bangun sudah siang'. Tapi tak ada sahutan dari dalam," kenang Wati.
Namun dia mengaku tak memiliki firasat apapun saat itu.
Pikirnya, KS sedang sibuk. Sehingga dia berinisiatif untuk meninggalkan secarik kertas bertuliskan "Koko kalau sudah bangun datang ke rumah ya".
Wati mengungkapkan, tujuannya itu untuk menagih uang keamanan ke KS.
"Saya betul-betul tak menyangka jika Koko sudah tak bernyawa," katanya.
KS sendiri memang dikenal pendiam. Ketua RT mengatakan, keluarga pun mengakuinya.
KS tak terlalu terbuka untuk menceritakan masalah pribadinya. Termasuk mengenai sakitnya selama ini.
"Seminggu sebelum kejadian, KS sempat menelpon keluarga. Dia mengeluh kakinya sakit. Tapi masih bisa diatasi. Tak ada masalah, masih bisa untuk bertugas di kedai," ujar Wati menirukan pengakuan keluarga saat keduanya berbincang ringan setelah jasad KS dievakuasi.
Sebelumnya diberitakan, rumah milik KS sudah dipasang police line oleh pihak kepolisian setempat.
Penyelidikan terhadap penyebab kematian KS pun masih dalam penyelidikan kepolisian.
"Masih lidik," jawab Kanit Reskrim Polsek Batamkota, Iptu Yustinus Halawa saat dikonfirmasi Tribun Batam melalui pesan singkat. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-rumah-ks-di-perumahan-centre-park-batam-1.jpg)