VIRUS CORONA DI BATAM
1.072 Pelajar SMAN 1 Batam Dapat Vaksin Corona
Selain SMAN 1 Batam, terdapat 5 sekolah lain yang menjadi sasaran vaksinasi corona di Batam untuk remaja.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan vaksinasi corona di Batam khusus untuk remaja mulai dilaksanakan.
SMAN 1 Batam menjadi salah satu target vaksinasi corona di Batam itu.
Vaksinasi corona untuk remaja mulai dilaksanakan di Kota Batam, pada Minggu (4/7/2021).
Setidaknya ada 6 sekolah yang menjadi target vaksinasi corona di Batam untuk para remaja itu.
Sejak pukul 09.00 WIB, para pelajar yang mengenakan seragam olahraga putih hijau telah mengisi deretan kursi tunggu yang disediakan di tenda luar kelas.
Para pelajar ini telah memperoleh formulir vaksinasi di tangan dan menunggu antrean untuk divaksin.
Tersedia empat kelas sebagai ruang vaksinasi dan satu kelas untuk ruangan observasi.
Pelaksanaan vaksinasi digelar bagi siswa kelas 11 dan 12 SMAN 1 Batam.
Jumlah keseluruhannya ada 1.072 siswa, yang mana pelaksanaan vaksinasi ini dilaksanakan dalam empat jadwal, dengan masing-masing jadwal terdapat sekitar 150 siswa divaksin.
"Karena kelas 12 sebelumnya sudah lulus dan kelas 10 yang baru belum masuk, maka kami peruntukkan bagi siswa kelas 11 dan 12 yang masih bersekolah saat ini.
Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika ada keluarga guru atau masyarakat umum yang mau divaksin," jelas Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Batam, Desi Yulinda kepada TribunBatam.id.
Pemerintah Kota/ Pemko Batam memang telah membuka kesempatan vaksinasi bagi pelajar berusia 12 sampai 17 tahun.
Di Batam, pelaksanaan vaksinasi bagi remaja dimulai di enam sekolah, yakni SMPN 4, SMPN 25, SMPN 27, SMAN 1, SMAN 3 dan SMAN 5.
Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam - Cerita Tiga Dara Karyawan Swasta Usai Divaksin
Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam, Kelurahan Sei Pelunggut Targetkan 1.000 Warga Sehari
Adapun jumlah sasaran vaksinasi untuk remaja di Batam sebanyak 118.371 orang.
Dengan semikian, sasaran vaksinasi di Kota Batam pun bertambah menjadi 903.374 orang.
"Kalau stok vaksin cukup, insyaallah dalam 10 hari vaksinasi untuk sasara remaja 12 sampai 17 tahun bisa selesai.
Selanjutnya vaksinasi untuk anak di bawah 12 tahun masih menunggu arahan pemerintah pusat," ungkap Walikota Batam Muhammad Rudi ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Batam.
Tambah 637 Kasus Dalam 2 Hari
Sementara penambahan kasus covid-19 di Batam pada awal Juli 2021 ini merupakan yang tertinggi sejak Mei.
Dalam dua hari, jumlah kasus baru bertambah 637 orang.
Pada Sabtu (3/7/2021), kasus bertambah 383 orang.
Jumlah ini tidak sebanding dengan pasien sembuh corona yang dipulangkan, yakni sebanyak 102 orang.
Selain itu, kasus meninggal dunia akibat covid-19 juga bertambah 7 kasus.
Angka kumulatif kasus pun meningkat pesat menjadi 14.424 kasus positif.
Dimana 11.762 di antaranya telah sembuh, 2342 sedang dirawat, dan 320 lainnya meninggal dunia.
Tingkat kasus aktif juga tercatat meningkat di angka 16,2 persen, sementara tingkat kesembuhan 81,5 persen, dan tingkat kematian 2,2 persen.
Menurut data Satgas Covid-19 Kota Batam, saat ini jumlah kasus terbanyak dirawat secara isolasi mandiri, yakni 1352 orang. Sedangkan 475 orang lainnya ditampung di Asrama Haji Batam, dan ada pula yang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Batam.
Dengan meningkat pesatnya jumlah kasus aktif, termasuk yang dirawat secara isolasi mandiri, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menganggap upaya monitoring bagi pasien tanpa gejala seharusnya menjadi lebih mudah dengan adanya PPKM Mikro.
"Puskesmas punya cara sendiri untuk memantau.
Contohnya melalui alat komunikasi handphone, para pasien yang isolasi mandiri ini rutin dihubungi.
Selain itu kami juga sudah minta agar nomor-nomor kontak puskesmas atau dokter diberikan kepada pasien untuk mengantisipasi situasi darurat," papar Rudi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi juga menambahkan, meningkatnya kasus Covid-19 ini tak lepas dari longgarnya penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat.
"Protokol kesehatan kita lihat sekarang semakin kendur, jadi seiring dengan kita menerapkan pembatasan kegiatan, juga masyarakat terus diimbau untuk patuh akan protokol kesehatan," ujar Didi.
Saat ini, peta situasi Covid-19 di Batam masih didominasi oleh zona merah, khususnya wilayah Mainland. Di Kecamatan Batam Kota, tercatat ada 540 kasus aktif, sementara itu, Nongsa memiliki 156 kasus, dan Bengkong 229 kasus.
Selain itu Kecamatan Batu Ampar muncul 88 kasus aktif, Lubuk Baja dengan 177 kasus, Sekupang 373 kasus, Batu Aji 332 kasus, Sagulung 270 kasus, dan Sei Beduk 166 kasus.
Sedangkan tiga kecamatan di Hinterland berzona kuning, seperti Kecamatan Belakangpadang dengan 9 kasus, Bulang dengan 1 kasus, dan Galang dengan 1 kasus. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona di Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksinasi-corona-di-sman-1-batam.jpg)