80 Rumah Terkubur Tanah Longsor di Jepang

Bencana alam berupa tanah longsor terjadi di Atami, Jepang, Sabtu (3/7/2021). Penduduk berhamburan menyelamatkan diri.

Charly TRIBALLEAU / AFP
Seorang pekerja penyelamat membersihkan lumpur dan puing-puing di lokasi tanah longsor setelah hujan lebat berhari-hari di Atami di Prefektur Shizuoka, 3 Juli 2021.(Charly TRIBALLEAU / AFP) 

JEPANG, TRIBUNBATAM.id - Bencana alam berupa tanah longsor terjadi di Atami, Jepang, Sabtu (3/7/2021).

Dilaporkan dua orang tewas, sementara sekitar 20 orang lainnya belum diketahui keberadaannya.

Bencana alam tanah longsor menyapu rumah warga.

Penduduk berhamburan menyelamatkan diri.

Dalam video yang beredar, terlihat gelombang hitam air dan lumpur yang menggenang di jalan-jalan.

Aliran lumpur membawa puing-puing dan menghancurkan bangunan, menenggelamkan rumah, kendaraan, dan jalan.

Saat ini 80 rumah telah terkubur dan gugus tugas sekitar 1000 penyelamat berada di lokasi untuk memulai upaya penanggulangan bencana.

Jepang saat ini sedang memasuki musim hujan tahunan, yang dapat berlangsung hingga beberapa minggu, seringkali menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Para ahli yang diwawancarai untuk menjelaskan lebih lanjut situasi mengatakan bahwa perubahan iklim mengintensifkan fenomena yang mengakibatkan curah hujan lebih intens.

Seorang pekerja penyelamat membersihkan lumpur dan puing-puing di lokasi tanah longsor setelah hujan lebat berhari-hari di Atami di Prefektur Shizuoka, 3 Juli 2021.(Charly TRIBALLEAU / AFP)
Seorang pekerja penyelamat membersihkan lumpur dan puing-puing di lokasi tanah longsor setelah hujan lebat berhari-hari di Atami di Prefektur Shizuoka, 3 Juli 2021.(Charly TRIBALLEAU / AFP) (Charly TRIBALLEAU / AFP)

Curah Hujan Tinggi

Badan meteorologi Jepang telah meminta masyarakat untuk waspada.

Sebab Atami mengalami curah hujan yang lebih tinggi dari rata-rata bulanan biasanya pada bulan Juli.

Seorang pejabat kota Atami mengonfirmasi kepada CNN bahwa dua wanita tewas dalam tanah longsor.

“Polisi dan petugas pemadam kebakaran sedang mencari korban hilang. Pencarian dihentikan saat malam dan akan dilanjutkan pada Minggu pagi (4/7/2021),” kata seorang pejabat kota Atami.

Pejabat itu menambahkan bahwa 150 anggota Pasukan Bela Diri Jepang telah tiba di kota Atami untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

Sakae Saito, walikota kota Atami, mengatakan kepada wartawan bahwa hingga 100 hingga 300 rumah tangga terkena dampak tanah longsor pada Sabtu (3/7/2021).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved