Menguak Misteri Sosok Cleopatra, Firaun Wanita Terakhir Mesir Kuno
Firaun Cleopatra dilahirkan sebagai putri Mesir dari seorang ayah berdarah Eropa bernama Ptolemy XII
Menurut literatur, Cleopatra adalah kekasih dari Julius Caesar dan dengannya, dia memiliki seorang putra.
Namun, ketika Caesar dibunuh pada 44 SM, Cleopatra bersekutu dengan Mark Antony yang memerintah Roma dalam kekosongan kekuasaan setelah kematian Caesar.
Cleopatra juga bertentangan dengan ahli hukum waris Caesar, Gaius Julius Caesar Octavianus.
Karena pertentangan inilah, sebuah hipotesis menduga bahwa Cleopatra sebenarnya tidak mati bunuh diri. Melainkan dibunuh oleh seseorang.
Dan, seseorang itu adalah ahli hukum waris Julius Caesar, Octavianus.
Benarkah Dibunuh dengan Racun ular?
Sebuah studi bernama Gedanken atau eksperimen pemikiran untuk menguji masuk akal tidaknya suatu hipotesis, mencoba menganalisis seputar kematian Cleopatra.
Makam Cleopatra diketahui berada di dekat istana tempat tinggal Octavianus di Alexandria, Mesir.
Hipotesis yang mengatakan kematian ratu itu tewas akibat gigitan ular asp, sejenis kobra Mesir, menceritakan bahwa ketika berada di makamnya, Cleopatra menulis catatan bunuh diri yang diberikan kepada seorang penjaga dan dikirim kepada Octavianus.
Segera setelah mengirim surat itu, Cleopatra yang sudah memegang seekor ular membiarkan ular itu menggigit dadanya dan mengeluarkan racun, memasuki aliran darah tubuh Cleopatra dan menewaskan ratu Mesir itu.
Hipotesis itu dianggap tidak masuk akal. Alasannya, racun ular asp baru akan bekerja beberapa jam setelah masuk ke dalam aliran darah.
Lagi pula, rata-rata, hanya 50 persen racun asp yang dapat keluar dalam satu kali gigitan ular, yang mengindikasikan Cleopatra punya peluang besar untuk dapat bertahan hidup dari satu gigitan tersebut.
Sepotong informasi yang cenderung membuat banyak orang percaya bahwa Cleopatra memang melakukan bunuh diri dengan ular adalah penemuan di Kuil File.
Di candi itu terpahat Dewi Alam Mesir Isis dikelilingi ular.
Cleopatra sendiri dianggap sebagai reinkarnasi Isis yang hidup. Pahatan itu menunjukkan takdir Cleopatra terkait dengan ular.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/4-7-2021-foto-ilustrasi-cleopatra.jpg)