Kamis, 4 Juni 2026

3 Orang Ngaku Keluarga Pejabat Keroyok Perawat dan Memaksa Ambil Tabung Oksigen

Perawat dikeroyok tiga orang yang mengaku keluarga pejabat dan memaksa mengambil tabung oksigen Puskesmas

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Muhammad Joeviter
Caption - Tampak seorang perawat yang jadi korban pengeroyokan berbincang dengan Wali Kota Bandar Lampung 

Namun, para pelaku tak mau mendengar kata-kata Mereka tetap memaksa untuk membawa tabung oksigen ke rumah.

Padahal, tabung oksigen yang ada di puskesmas hanya diperuntukkan bagi pasien rawat inap.

Saat memaksa, pelaku mengaku sebagai kerabat dari Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana.

"Kamu belum tahu saya? Saya ini keluarga Reihana (Kadiskes Lampung)," kata Rendy, menirukan ucapan seorang pelaku.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian mengeroyok Rendy.

Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian kepala, wajah, dan leher.

Rendy pun dirawat di RSUD Abdoel Moeloek.

Prosedur Penggunaan Tabung Oksigen di Puskesmas

Kepala Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung, Sunarto, menjelaskan soal prosedur penggunaan tabung oksigen di puskesmas.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan perawat Rendy Kurniawan adalah hal yang tepat.

Pasalnya, ujar Sunarto, tabung oksigen memang harus selalu ada di puskemas.

"Tabung oksigen itu memang harus selalu standby di puskesmas untuk keperluan tak terduga," jelas Sunarto, Minggu (4/7/2021).

Ia menambahkan, karena kasus Covid-19 yang meningkat belakangan ini, persediaan tabung oksigen di Bandar Lampung semakin menipis.

Di setiap puskesmas di Bandar Lampung bahkan hanya tersedia satu tabung oksigen.

Sementara, untuk puskesmas yang melayani rawat inap, mendapatkan dua tabung oksigen.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved