Breaking News:

TRIBUN WIKI

Rekomendasi Obat Covid-19 untuk Isolasi Mandiri menurut Dokter Spesialis Paru

Ada beberapa obat dan suplemen yang harus dikonsusmi pasien Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
FREEPIK
COVID-19 - Obat yang harus dikonsumsi saat isolasi mandiri. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Saat isolasi mandiri, asupan gisi dan suplemen vitamin harus tercukupi.

Tujuannya, agar imun tubuh tetap kuat dalam melawan infeksi virus Corona.

Adapun pasien yang bisa melakukan isolasi mandiri adalah mereka yang tidak bergejala atau bergejala ringan.

Selama isolasi mandiri, pasien perlu mengonsumsi suplemen dan obat-obatan yang dibutuhkan.

Menurut Kementerian Kesehatan, kriteria pasien Covid-19 tanpa gejala yakni frekuensi napasnya sebanyak 12-20 kali per menit, dan saturasi oksigen lebih dari atau sama dengan 95 persen.

Sedangkan kriteria pasien Covid-19 gejala ringan yakni demam, batuk (biasanya kering dan ringan), kelelahan, tidak selera makan, sakit kepala, nyeri otot dan tulang, sakit tenggorokan, atau pilek.

Gejala Covid-19 ringan lainnya yakni hidung tidak bisa mencium bau (anosmia), lidah tidak ada rasa saat makan dan minum (ageusia), mual, muntah, sakit perut, diare, mata merah, kulit ruam, frekuensi napas 12-20 kali per menit, dan saturasi oksigen lebih dari atau sama dengan 95 persen.

Berikut panduan penanganan dan obat Covid-19 untuk pasien tanpa gejala maupun bergejala ringan.

Obat Covid-19 untuk isolasi mandiri pasien tanpa gejala

Pasien atau orang tanpa gejala Covid-19 disarankan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, atau tempat isolasi mandiri khusus yang disediakan pemerintah dan tempat memadai lainnya.

Perlu diketahui, isolasi mandiri bisa dilakukan di rumah apabila ada ruang atau kamar tersendiri yang terpisah dengan anggota keluarga lainnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved