Breaking News:

CORONA KEPRI

PPKM Mikro Kepri, Pemkab Karimun Lakukan Pengetatan Prokotol Kesehatan

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut, Karimun tetap menerapkan PPKM mikro namun tidak seperti yang berlaku di Pulau Jawa dan Bali

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id
PPKM Mikro Kepri, Pemkab Karimun Lakukan Pengetatan Prokotol Kesehatan. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sesuai dengan penetapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Hal ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kepri.

Di Kepri, ada empat Kabupaten/Kota yang menerapkan PPKM Mikro. Terdiri dari Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Bintan.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, meski Karimun tidak menerapkan PPKM berbasis mikro, namun kalangan masyarakat tetap diminta wajib mematuhi protokol kesehatan yang baik dan benar.

"Kita tetap menerapkan protokol kesehatan yang nantinya akan dilakukan lebih ketat. Karimun tetap menerapkan PPKM mikro namun tidak seperti yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali," ucapnya.

Baca juga: Anambas Terapkan PPKM Mikro Tekan Covid-19, Ini Deretan Aturan dan Penanganannya

Ia menambahkan, peran RT, RW tetap harus mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan di masing-masing desa dan kelurahan per Kecamatan.

"Tetapi tidak akan menutup, dan ini nantinya akan tetap terus diperhatikan. Rumah makan, restoran, dan tempat hiburan silahkan buka, tapi harus 50 persen sesuai prokes," jelasnya.

Selain itu, untuk pegawai atau ASN di Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun kini sudah menerapkan Work From Home (WFH).

"WFH sudah diberlakukan dengan sistem 50 persen, karena saat ini kita (Kabupaten Karimun-red) masih berstatus zona oranye," pungkasnya.

PPKM Mikro Kepri

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved