Breaking News:

CORONA KEPRI

32 Warga Kena Corona, Perumahan Griya Senggarang Permai Tanjungpinang Lockdown

Perumahan Griya Senggarang Permai Tanjungpinang terapkan lockdown menyusul ada 32 warga positif corona

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
32 Warga Kena Corona, Perumahan Griya Senggarang Permai Tanjungpinang Lockdown. Foto Perumahan Griya Senggarang Permai, Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang terapkan Lockdown. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus covid-19 di Tanjungpinang masih terus menunjukkan tren peningkatan.

Di Perumahan Griya Senggarang Permai, Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang contohnya. Setidaknya ada 32 warga di perumahan itu positif Covid-19.

Alhasil, di perumahan itu diterapkan lockdown. Akses mobilitas keluar-masuk orang dari luar di perumahan itu ditutup.

Pantauan TribunBatam.id, tampak pihak luar atau yang bukan warga Perumahan Griya Senggarang Permai yang akan hendak masuk atau berjumpa dengan warga akan terlebih dahulu dimintai keterangan oleh petugas penjagaan di pintu gapura utama.

Tidak hanya itu, di pintu gapura utama mereka (pihak luar) akan dicek suhu tubuh dengan alat thermo gun sembari menunggu datangnya warga yang bersangkutan menjumpai.

Baca juga: Natuna Masuk PPKM Mikro Kepri, Bupati Akan Rakor dengan Tim Satgas Covid-19

Sepanduk 1x3 meter dengan keterangan yang terpampang jelas tertera di tiang portal penghalang pintu masuk.

Sekretaris RW 09 Haryono mengaku, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tersebut berdasarkan keputusan bersama sejumlah perangkat RT/RW, Lurah dan perwakilan warga.

Perumahan Griya Senggarang Permai, Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang terapkan lockdown
Perumahan Griya Senggarang Permai, Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang terapkan lockdown (tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

"Tujuan utamanya tentu untuk memutus laju penyebaran Covid-19. Karena di wilayah kami ini bisa dikatakan masuk zona merah.

Selain itu dengan adanya kebijakan ini meningkatkan keamanan wilayah sehingga terhindar dari ancaman kejahatan," ujarnya, Rabu (7/7/2021) saat ditemui Tribun Batam.

Lebih lanjut dikatakannya, kebijakan lockdown ini akan berlansung selama dua belas hari terhitung sejak tanggal 6-12 Juli mendatang.

"Sepertinya kita perdana di Tanjungpinang yang menerapkan hal ini. Kami berharap dapat menjadi percontohan bagi perumahan-perumahan lainnya yang memang mengalami peta risiko zona merah, akibat banyaknya warga yang terpapar Covid-19," paparnya.

Sementara itu, warga RT 02 RW 09 Suprianto, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh sejumlah jajaran perangkat Lurah maupun RT/RW dan warga dalam memutus penyebaran Covid-19 di perumahan tempat tinggalnya.

"Program ini sangat bagus jadi kita saling menjaga dan tahu warga mana saja yang terpapar Covid-19," katanya.

Ia berharap dengan upaya ini dapat meningkatkan antisipasi warga dalam setiap aktivitas khususnya di wilayah perumahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved