3 Gadis Remaja Hilang Selama 3 Hari, Mengaku Disekap dan Dirudapaksa

Kasus tersebut berawal saat salah satu korban pamit ke orangtuanya keluar untuk makan-makan pada Kamis siang.

Editor: Eko Setiawan
Youtube Kompas TV
Gadis Remaja jadi korban rudapaksa oleh temannya sendiri 

TRIBUNBATAM.id, BANTEN - Hilang selama tiga hari, tiga gadis remaja akhirnya ditemukan.

Namun pengakuan sang gadis membuat geger warga sekitar.

Bagaimana tidak, dirinya mengaku kalau jadi korban penyekapan dan rudapaksa.

Tiga anak perempuan asal Kabupaten Pandeglang, Banten hilang selama tiga hari sejak Kamis (1/7/20210).

Setelah dilakukan pencarian, mereka ditemukan selamat di kampung sebelah pada Sabtu (3/7/20201).

Baca juga: Niatnya Merampok, Tapi Berubah Rudapaksa Usai Melihat Lengkungan Tubuh Korban yang Kinclong

Baca juga: DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik Sabtu, 10 Juli 2021: Jangan Jadikan Diri Sebagai Allah

Baca juga: Cara Menemukan Handphone Hilang dengan Find My Device Google

Usai ditemukan, para korban menangis dan mengaku disekap oleh tiga pria.

Tak hanya disekap, mereka juga mengaku diperkosa oleh tiga pelaku tersebut.

Kasus tersebut berawal saat salah satu korban pamit ke orangtuanya keluar untuk makan-makan pada Kamis siang.

Ia dijemput oleh dua teman perempuannya yang masih tinggal satu kampung.

Orangtua korban, S, mengaku mengizinkan anaknya keluar karena pergi dengan temannnya.

Namun mereka tidak memberitahu lokasi acara makan-makan yang mereka datangi.

"Bilangnya mau main terus bancakan sama teman-teman, mangkanya saya kasih izin karena tidak pergi sendiri juga," kata S, salah satu orangtua korban di kediamannya, Kamis (8/7/2021).

Duda Ini di Aceh Utara Minum Obat Kuat & Rudapaksa Gadis, Suara Rintihan Terdengar hingga ke Rumah. Foto:Ilustrasi pemerkosaan
Duda Ini di Aceh Utara Minum Obat Kuat & Rudapaksa Gadis, Suara Rintihan Terdengar hingga ke Rumah. Foto:Ilustrasi pemerkosaan (cronica.com.ar)

Satu Kampung Geger

Ternyata, hingga Kamis malam mereka tak kunjung pulang.

Nomor ponsel mereka juga mati dan tak bisa dihubungi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved