Breaking News:

BERITA POPULER BATAM

Berita Populer Batam: Kakak Polisikan Adiknya, PPKM Darurat hingga Pelayanan Grand Batam Mall

Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Berita Populer Batam sekaligus Berita Populer Kepri per Sabtu (10/7/2021)

Editor:
Kolase Tribun Batam / Leo Halawa
Berita Populer Batam: Kakak Polisikan Adiknya, PPKM Darurat hingga Pelayanan Grand Batam Mall 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Berita Populer Batam sekaligus Berita Populer Kepri per Sabtu (10/7/2021) antara lain: 

1. Polda Sumut Geledah Rumah Seorang Pengusaha di Batam, Kakak Polisikan Adiknya

Tim Penyidik Polda Sumatera Utara (Sumut) menggeledah rumah pengusaha di Batam, Exsan Fensury, di perumahan Rosdale Blok F no.15 Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Jumat (9/7/2021).

Penggeledahan tersebut berlangsung atas dasar laporan yang dilayangkan Tjong Alex Leo Fensury selaku Direktur PT Sumber Prima Lestari (SPL) yang juga kakak dari pihak terlapor Exsan Fensury selaku Komisaris PT SPL.

Kabarnya saat penggeledahan berlangsung, pihak Polda Sumut sempat tertahan karena adanya beberapa oknum suruhan Exsan Fensury yang mencoba melakukan intervensi.

Kuasa Hukum Tjong Alex Leo Fensury, C.Suhadi sangat menyayangkan adanya tindakan intervensi dan tidak kooperatif.

"Ada dugaan tindakan-tindakan arogansi di sini karena dia melakukan intervensi terhadap pihak Kepolisian melalui oknum suruhannya," kata Suhadi melalui telepon selulernya.

Ia mengatakan, kasus ini berawal ketika kakak adik ini mendirikan PT SPL dengan kedudukan saham 50-50.

Dalam posisi jabatan perusahaan itu, Tjong Alex Leo Fensury menjabat sebagai Direktur untuk menjalankan PT SPL, sedangkan Exsan Fensury menjabat sebagai Komisaris dan mengelola keuangan PT SPL.

Namun, sejak berdiri dari tahun 2007 ternyata Exsan sebagai orang yang mengelola keuangan tidak menerapkan open manajemen.

Uang perusahaan tidak pernah dilaporkan kepada Direktur dan diduga terdapat uang perusahaan yang hilang atau tidak bisa dipertanggungjawabkan sekitar Rp 2,4 miliar lebih.

"Sehingga pada 14 November 2014 Alex sebagai Direktur mengajak untuk Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), akan tetapi RUPS tidak terlaksana karena alasan Exsan yang tidak mau berbagi," ujarnya.

Selengkapnya baca, Polda Sumut Geledah Rumah Seorang Pengusaha di Batam, Kakak Polisikan Adiknya

2.  JANGAN Pergi Jika tak Penting! Selama PPKM Darurat, Akan Ada Penyekatan di Batam

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved