Senin, 27 April 2026

Pria Ini Diam Pacarnya Dibully Mantan Kekasih, Malah Ikutan Curi ATM dan Uang Rp 6 Juta

Nahas menimpa gadis 24 tahun yang dipukuli mantan pacar kekasihnya dengan brutal hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit sementara sang pacar diam

screengrab
Penganiayaan dan pencurian yang dilakukan sejumlah orang kepada wanita hingga dilarikan ke rumah sakit. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Nahas menimpa gadis 24 tahun yang dipukuli mantan pacar kekasihnya.

Dengan brutal pelaku memukuli korban hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Tak cukup dengan memukuli korban hingga merobek mata, hidung dan kepala, pelaku juga mencuri uang korban.

Di tengah penyiksaan itu wanita bernama Huahua, dari New Taipei City, Taiwan meminta bantuan pacarnya.

Sayangnya, A Ting, sang pacar hanya berdiri dan menonton tanpa mengambil tindakan apa pun.

Parahnya, saat Huahua setengah sadar karena penyiksaan, A Ting malah mengambil barang-barang berharga dari sakunya, termasuk 3 kartu bank dan uang tunai sebesar 3.000 yuan (Rp 6.715.860).

Ettoday melaporkan, Huahua (24 tahun) tinggal di New Taipei City, Taiwan.

Baru-baru ini dia bertemu dengan seorang pria bernama A Ting yang baru berusia 18 tahun.

Perasaan Huahua untuk A Ting sangat dalam, tetapi pria ini punya masalah yang membuat cinta mereka terkendala.

Adalah Xiaoyi, wanita 25 tahun yang memiliki perasaan kepada A Ting.

Baca juga: Malam Penyiksaan, Reni Dianiaya Suami sampai Pagi, Babak Belur hingga Nyaris Dibakar

Meskipun Xiaoyi dan A Ting sudah putus, wanita ini masih terus menempel padanya hingga membuat pria itu bingung.

Mengetahui hal ini, Huahua patah hati.

Setelah berpikir sebentar, Huahua memutuskan bertemu Xioayi di rumahnya pada tanggal 3 Juli untuk berbicara dan bernegoisasi satu sama lain.

Dia berharap Xiaoyi akan melepaskan tangan mantan pacarnya dan membiar A Ting memulai cinta yang baru.

Huahua tidak dapat membayangkan bahwa keputusanya itu akan sangat melukai dirinya sendiri.

Ketika Huahua datang ke rumah Xiaoyi, dia terkejut melihat pacarnya A Ting juga ada di sana.

Perempuan dikeroyok mantan pacar kekasih karena cemburu. Ilustrasi
Perempuan dikeroyok mantan pacar kekasih karena cemburu. Ilustrasi (eva.vn)

Selain itu ada 6 oranglain di sana, termasuk 2 laki-laki dan 4 orang perempuan.

Huahua tidak mengerti mengapa ada begitu banyak orang, tetapi dia tidak peduli.

Dengan cepat dia menyebutkan mengenai hubungan asmaranya dengan A Ting.

Dia pun berharap agar Xiaoyi tidak berhubungan lagi dengan A Ting.

Tanpa diduga, Xiaoyi justru meminta sebaliknya.

Dia menginginkan Huahua putus dengan A Ting agar mereka bisa kembali bersama.

Tentu saja Huahua menolak permintaan itu.

Baca juga: Penjelasan Kapolres Jaksel Soal 5 Foto Pria Disebut Pelaku Pengeroyokan di Melawai: Hoax

Dia mengatakan permintaannya tidak masuk akal karena dia adalah pacara A Ting saat ini.

Tanpa diduga, Xiaoyi menjadi marah dan meminta teman-temannya memukul dan menyiksa Huahua.

Huahua dipukuli secara brutal sampai merobek mata, hidung dan kepalanya.

Selain itu, batang besi dimasukkan ke alat vitalnya dan pasta gigi dioleskan ke bagian pribadinya.

Hal ini menyebabkan dia mengalami luka yang serius.

Orang-orang di sekitar terus-menerus mengeluarkan ponsel mereka merekam adegan ini untuk menghina Huahua.

Terlalu sakit dan takut, Huahua meminta bantuan pacarnya, A Ting.

Namun pria itu hanya berdiri dan menonton tanpa mengambil tindakan untuk melindungi ataupun menyelamatkan pacarnya.

Ketika Huahua tidak tahan lagi, A Ting mengambil barang-barang berharga dari sakunya, termasuk 3 kartu bank dan uang tunai sebesar 3.000 yuan (Rp 6.715.860).

A Ting juga memaksanya untuk menyebutkan nomor PIN kartu banknya.

Baca juga: Dandim Buka Suara Terkait Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru Jaksel

Khawatir Huahua akan melaporkan hal ini ke polisi, Xiaoyi terus mengancam Huahua jika dia berani berbicara, maka video-video itu akan disebarkan ke media sosial.

Seperti dilansir dari Tribun-Medan.com, namun Huahua merasa ini tidak dapat diterima.

Dia tidak ingin memaafkan orang-orang ini, sehingga begitu dia dilepaskan, Huahua langsung melapor ke polisi.

Setelah menerima keluhan Huahua dan menilai luka-lukanya, polisi Kota New Taipei membuka penyelidikan.

Pada tanggal 4 Juli, sebanyak 8 orang, termasuk Xiaoyi, A Ting dan 6 orang kaki tangannya ditangkap.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved