Breaking News:

Thailand Bakal Campur Vaksin Sinovac dengan AstraZeneca, Ragu dengan Buatan China

Thailand bakal menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai dosis kedua bagi masyarakat yang telah disuntik Sinovac pada dosis pertama.

ASTRAZENECA
VAKSIN - Thailand akan campur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca pada dosis kedua. FOTO: ILUSTRASI ASTRAZENECA 

TRIBUNBATAM.id - Thailand akan mulai mencampur vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

Mereka bakal menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai dosis kedua bagi masyarakat yang telah disuntik Sinovac pada dosis pertama.

Langkah ini berangkat dari keraguan Thailand akan efektivitas vaksin Sinovac buatan China.

Mereka berupaya keras meningkatkan perlindungan dengan mencampur kedua vaksin tersebut.

Keputusan Thailand ini merupakan yang pertama kalinya di dunia.

Dalam hal ini, Thailand mencampurkan vaksin China dan vaksin yang dikembangkan Barat.

Ragu dengan Sinovac

Studi pendahuluan baru di Thailand menimbulkan keraguan tentang perlindungan jangka panjang dari dua dosis Sinovacvaccine.

"Ini untuk meningkatkan perlindungan terhadap varian Delta dan membangun kekebalan tingkat tinggi terhadap penyakit ini," kata Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul kepada wartawan.

Dia menambahkan bahwa dosis kedua AstraZeneca akan diberikan tiga atau empat minggu setelah suntikan pertama Sinovac.

Terkait hal ini, belum ada penelitian khusus tentang pencampuran Sinovac dan AstraZeneca yang dirilis.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved