CORONA KEPRI
Belum Boleh Dirawat di Rumah, Begini Kondisi Terbaru Kadinkes Batam Setelah Kena Covid-19
Setelah 7 hari terpapar Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi masih belum diizinkan dirawat di rumah.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah 7 hari terpapar Covid-19, kondisi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi saat ini sedang masa pemulihan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB).
Belum diperbolehkan untuk dirawat di rumah.
"Pak Didi sudah lebih dari satu Minggu menjalani pemulihan di rumah sakit. Dengan aktivitas yang cukup padat selama pelaksanaan vaksinasi, risiko terpapar virus Covid-19 sangat tinggi. Ya mau gimana lagi, kami dikejar target vaksinasi, mau tidak mau dia harus turun mengawasi dan memantau jalannya vaksinasi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, Kamis (15/7/2021).
Jefridin mengatakan, saat ini kondisi dokter spesialis kandungan tersebut dalam keadaan baik, dan terus membaik.
Sehingga setelah dinyatakan sembuh nanti, ia bisa menjalani kembali aktivitasnya.
"Pak Didi dinyatakan positif dan sudah dirawat sejak 8 Juli lalu. Mari kita semua doakan kondisi semua yang terpapar virus kembali sehat dan bisa beraktivitas kembali," ujarnya.
Baca juga: DPRD Batam Minta Pemko Pakai SILPA Rp 270 Miliar Beli Sembako untuk Warga
Jefridin mengaku, saat ini cukup banyak Kepala OPD yang terpapar virus Covid-19.
Hal ini karena tingginya mobilisasi saat menjalankan tugas di pemerintahan.
Beberapa hari terakhir, kepala OPD di lingkungan Pemko Batam banyak yang terpapar.
Seperti Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah yang sekarang menjalani isolasi mandiri (Isoman), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ardiwinata, dan yang saat ini masih menjalani pemulihan adalah Kepala Dinas Kesehatan Didi Kusmarjadi.
Pria yang mengatur ASN lingkungan Pemko Batam ini, ia mengatakan setiap hari belasan orang meninggal akibat Covid-19.
Dalam dua hari ini, Jefridin mengaku sudah dua kali mengantarkan jenazah pasien Covid-19 ke tempat peristirahatan terakhir mereka.
”Dua orang yang cukup saya kenal meninggal karena Covid-19. Jadi saya minta kita semua menjaga protokol kesehatan (Protkes) agar tidak terpapar virus Covid-19," katanya.
Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemko Batam adalah mengurangi kapasitas bekerja di kantor menjadi 25 persen.
Ia berharap ASN terpapar, dan yang tengah dalam perawatan bisa pulih dengan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09072021kepala-dinas-kesehatan-batam-didi-kusmajardi.jpg)