CORONA KEPRI
Update Covid-19 di Natuna, Kasus Baru Tambah 67 Orang, Pasien Sembuh Tambah 50
Update covid-19 di Natuna per tanggal 14 Juli 2021, ada 67 kasus baru positif. Di hari yang sama, 50 orang dinyatakan sembuh dari covid-19
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kasus Covid-19 di Natuna kembali meningkat.
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Natuna kembali merilis penambahan kasus baru.
Dalam sehari kasus positif Covid-19 di Natuna bertambah 67 orang, pada Rabu (14/7/2021).
"Ini merupakan hasil temuan kasus baru, berdasarkan pemeriksaan RT-PCR yang dilakukan oleh RSUD Natuna, Rapid Antigen Puskesmas dan Klinik," kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah.
Hikmat merinci, ke 67 kasus positif tersebut tercatat sebagai nomor kasus 1.267 sampai dengan 1.333.
Baca juga: Wawancara Eksklusif Anggota DPRD Batam Lik Khai, Pernah Berjuang Lawan Covid-19
Dibandingkan sehari sebelumnya, penambahan kasus ini meningkat sebanyak 6 orang.
Pada Selasa, 13 Juli 2021, kasus positif yang terkonfirmasi sebanyak 61 orang.
Selain penambahan kasus sebanyak 67 orang pada Rabu (14/7/2021), di hari yang sama juga terdapat kasus sembuh sebanyak 50 orang.
Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Natuna akan melaksanakan tracing pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR, Rapid Test Antigen di RSUD Natuna atau Puskesmas.
Dengan bertambahnya kasus covid, per Rabu 14 Juli 2021, jumlah kasus positif di Natuna tercatat sebanyak 1.333 kasus.
Persentase sembuh sebanyak 62 persen atau sekitar 827 kasus,
Persentase karantina sebanyak 36 persen atau sekitar 489 pasien dan kasus meninggal sebanyak 17 orang atau sekitar 1 persen.
"Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.
Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," ajak Bupati Natuna.