Selasa, 28 April 2026

Cara India Redakan Tsunami Covid-19, Vaksin 8 Juta Orang per Hari

India punya 3 cara jitu yang dilakukan secara masif untuk meredakan tsunami Covid-19 yang pernah melanda pada April hingga Mei lalu.

REUTERS via Evening Standard
COVID-19 - Cara India redakan tsunami Covid-19. FOTO: PASIEN DI RUMAH SAKIT INDIA 

TRIBUNBATAM.id - India perlahan-lahan mulai bangkit dari tsunami Covid-19 yang sempat menghantam pada April hingga Mei lalu.

Saat itu, lonjakan kasus baru Covid-19 di negara Anak Benua ini sangat tinggi dengan angka ratusan ribu per hari.

Berdasarkan data Worldometers, puncak tertinggi kasus baru Covid-19 di India terjadi pada 6 Mei dengan angka 414.433.

Kini, usai dihantam tsunami Covid-19, kurva kasus baru di India perlahan mulai turun.

Memasuki Juli, angka penambahan kasus berada di kisaran 30.000-40.000 per hari.

Lantas bagaimana cara India?

1. Pembatasan sosial berbagai tingkat

Ketika kasus meningkat tajam di India, beberapa daerah di negara itu melakukan berbagai tingkat pembatasan sosial.

Ada yang membatasi kegiatan dengan pemberlakuan jam malam, ada juga yang lockdown secara penuh atau sebagian sampai beberapa waktu.

India juga menganalisis pola pergerakan pada saat pembatasan kegiatan yang dihubungkan dengan penurunan jumlah kasus harian.

Pada masa pengetatan wilayah, seluruh sektor aktivitas masyarakat dihentikan, termasuk buruh dan pabrik.

Semuanya berhenti secara total karena dikhawatirkan memberikan dampak pada pekerja.

New Delhi misalnya, mulai menerapkan 'lockdown' total pada 17 April 2021 dan ketika kasus mulai terkendali, maka pada 31 Mei 2021 mulai dilakukan pelonggaran dalam bentuk unlocking process secara bertahap.

Pembukaan lockdown ini dimulai dari buruh harian, buruh pabrik dan pekerja bangunan agar mereka mendapat pemasukan.

Sepekan memasuki masa pelonggaran, baru diikuti dengan pembukaan aktivitas perniagaan di berbagai pertokoan.

2. Perbanyak tes Covid-19

Langkah kedua yang dilakukan India adalah meningkatkan tes Covid-19.

Pada Februari 2021 sebelum tsunami Covid-19, tes yang dilakukan per hari berkisar 700.000-800.000.

Begitu ada peningkatan kasus, jumlah tes dinaikkan secara amat besar-besaran dan mencapai lebih dari dua juta tes seharinya pada Mei 2021.

Pengujian Covid-19 punya tiga manfaat yang sangat penting.

Pertama, yang positif dapat ditangani dari aspek kesehatannya.

Kedua, pasien dapat diisolasi atau dikarantina mandiri atau dirawat sesuai kebutuhan.

Ketiga, dapat diputus rantai penularan dari yang positif ke masyarakat di sekitarnya.

3. Vaksinasi

Begitu kasus meningkat, India juga melakukan vaksinasi secara besar-besaran.

Jumlahnya bahkan meningkat amat tajam, hampir 15 kali lipat dalam empat bulan.

Dalam sehari, vaksinasi virus corona di India dapat mencapai 8 juta orang dari total populasi sekitar 1,3 miliar penduduk.

Selain ketiga upaya besar ini, pelayanan kesehatan juga amat diperkuat di India pada bulan-bulan yang kasusnya amat tinggi.

Pada 6 Juli 2021, India juga menutup ekspor vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Sebelumnya, India dikenal sebagai eksportir vaksin virus corona terbesar di dunia.

Namun, pada saat itu justru kesulitan memvaksinasi rakyatnya sendiri.

Sebelum tsunami Covid-19 melanda, baru 3 persen penduduknya yang sudah disuntik dosis penuh.

Kini, India dengan gencar mengebut upaya vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok.

Nah, itu dia beberapa cara India untuk meredakan tsunami Covid-19 yang pernah melanda.

Apakah cara itu bisa ditiru Indonesia? Kita lihat saja.

(*)

Berita lain tentang COVID-19
Baca berita terbaru lainnya di Google
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved