CORONA KEPRI
75 Persen Pekerja Industri Sudah Divaksin Covid-19, Siap Hadapi Herd Immunity
Kegiatan vaksinasi, khususnya bagi para pekerja industri yang merupakan bagian dari usaha mendapatkan herd immunity sudah mencapai 75 persen.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pandemi Covid-19 telah membawa dampak besar bagi perekonomian, khususnya sektor industri dan investasi.
Agar operasional dapat terus berjalan, pemerintah mewajibkan program vaksinasi juga menyasar para pekerja sektor industri.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, berharap program vaksinasi yang dilakukan secara masif sejak beberapa bulan terakhir dapat mendukung kepercayaan investor untuk menanamkan modal dan menjamin proses produksi di industri Batam.
"Kegiatan vaksinasi, khususnya bagi para pekerja industri adalah bagian dari usaha untuk mendapatkan herd immunity. Di samping itu, ini untuk menjaga agar para investor lebih percaya diri melaksanakan perencanaan realisasi investasi," ujar Rudi, Jumat (16/7/2021).
Sementara itu, tujuan investasi tak lain dari menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara.
Oleh karena itu, menurut Rudi, upaya tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak terlebih di situasi pandemi saat ini.
Rudi pun mengapresiasi antusiasme masyarakat, khususnya para pekerja industri yang telah mengikuti program vaksinasi.
Baca juga: Takut Dicegat Petugas, Warga Batam yang Belum Divaksin Takut Keluar Rumah
Keberhasilan vaksinasi didukung pula oleh pelaku dunia usaha yang melaksanakan program vaksinasi gotong royong sesuai dengan Permenkes Nomor 10 Tahun 2021.
Walau demikian, lanjut Rudi, untuk mencapai atau memberikan dampak yang positif pada pertumbuhan ekonomi di Batam, jumlah vaksinasi harus dipenuhi dengan target mencapai 70 persen hingga akhir Juli 2021 nanti.
"Melihat antusias masyarakat yang ingin divaksin, kita optimistis mampu mencapai target sasaran vaksinasi dan kolaborasi dengan dunia usaha mampu menyelesaikan pandemi ini," ujar pria yang juga menjabat Walikota Batam ini.
Muhammad Rudi selama ini gencar melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi di beberapa tempat di Kota Batam, di antaranya peninjauan vaksinasi bagi para pekerja, seperti di PT Paxocean, PT Volex Indonesia, PT Sat Nusa Persada, Kawasan industri Batamindo dan Kawasan Industri Panbil.
Peninjauan ini dimaksud untuk memastikan vaksinasi Covid-19 di Batam berjalan lancar agar dapat menciptakan kekebalan komunitas dari Covid-19. Program vaksinasi bagi pekerja industri juga mendapat tanggapan positif dari Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri.
Koordinator Wilayah Batam dan Karimun HKI, Tjaw Hioeng, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pimpinan daerah di Kepri dan Batam yang telah memperjuangkan pemberian vaksinasi bagi pekerja.
Program vaksinasi ini sangat berperan penting dalam peningkatan herd immunity di Kota Batam, yang mana target dari pimpinan daerah pada akhir Juli 2021 dapat tercapai 70%. Menurutnya, program ini sangat bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri dan rasa aman dari Covid-19.
Dikatakan Tjaw Hioeng, HKI mendukung program vaksinasi tersebut. Bersama Disnaker dan Dinkes, HKI menyampaikan data dari setiap pengelola kawasan industri yang akan melaksanakan vaksinasi di wilayah perusahaan masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16072021kepala-bp-batam-hm-rudi.jpg)