DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik: Yesus Harapan Segala Bangsa
DOA, Bacaan dan Renungan Harian Katolik Sabtu, 17 Juli 2021 mengajak seluruh seluruh umat Katolik untuk mengandalkan Tuhan (Yesus).
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
Saudara dan saudariku seiman dalam Tuhan Yesus, semoga anda semuanya dalam keadaan yang sehat walafiat, tak kurang satu apapun dan selalu dalam lindungan kasih Tuhan.
Buat yang sakit, dalam Nama Tuhan Yesus, anda sembuh. Senang berjumpa kembali dengan anda dalam permenungan harian sabda Tuhan, Embun Sabda, edisi Sabtu, 17 Juli 2021.
Saya ajak anda merenungkan: Yesus adalah Harapan Segala Bangsa. Saudara dan saudariku seiman, bagaimana kita mencapai kesuksesan dan kemenangan dalam hidup kita?
Dalam kehidupan setiap orang ada saat-saat penting atau titik balik yang menjadi sandaran seluruh kehidupannya.
Konfrontasi yang memuncak antara orang-orang Farisi dan Yesus adalah peristiwa dan krisis yang menentukan.
Para pemimpin agama menjadi tidak toleran terhadap Yesus karena prasangka buruk mereka. Tidak ada yang Yesus lakukan atau katakan yang benar di mata mereka.
Mereka bersekongkol, tidak hanya untuk menentang Yesus tetapi lebih dari itu untuk melenyapkan dia, untuk membunuh Dia.
Saudara dan saudariku seiman,
Yesus menghadapi tantangan ini dengan keberanian dan tekad sempurna untuk melakukan kehendak Bapa-Nya.
Dia menggunakan krisis atau tantangan yang dihadapiNya ini untuk mengajar murid-muridNya pelajaran penting yaitu: tentang jalan yang Tuhan pakai atau lewati menuju kesuksesan dan kemenangan.
Satu-satunya cara untuk memuliakan kerajaan Allah adalah melalui salib-salib penderitaan dan penghinaan-yang ditanggung Yesus demi kita dan untuk keselamatan kita.
Saudara dan saudariku, kita juga dipanggil untuk memikul salib kita setiap hari - untuk mati bagi dosa, keegoisan, iri hati, kesombongan, perselisihan,
dan kebencian-dan untuk menyerahkan hidup kita dalam pelayanan yang rendah hati dan kasih satu sama lain, seperti yang Yesus lakukan untuk kita.
Saudara dan saudariku seiman,
penginjil Matius mengutip dari nubuat "Hamba yang Menderita" dari Yesaya untuk menjelaskan bagaimana Yesus sang Mesias akan menyelesaikan misi-Nya-bukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2203_rohani_yesus-menginginkan-dirimu.jpg)