Rabu, 3 Juni 2026

IDUL ADHA

Tata Cara dan Niat Mandi Wajib bagi yang Berhadas Besar Jelang Puasa Arafah Besok

Tata cara dan niat mandi wajib bagi yang akan melaksanakan puasa Arafah, sehari jelang Idul Adha

Tayang:
TRIBUNLAMPUNG.COM
Ilustrasi puasa sunnah Tarwiyah dan puasa sunnah Arafah 

TRIBUNBATAM.id - Bagi yang akan menjalankan ibadah sunnah puasa Arafah jelang Idul Adha haruslah suci dari hadast besar.

Puasa Arafah adalah puasa sunnah sehari menjelang Idul Adha.

Sehingga puasa Arafah dikerjakan 9 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari Senin (19/7/2021).

Bagi yang sedang berhadas besar wajib menjalankan mandi wajib sebelum mengerjakan puasa Arafah.

Berikut ini disajikan bacaan niat dan tata cara mandi wajib.

Baca juga: Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Mandi wajib atau mandi junub wajib dilakukan bagi setiap muslim yang sedang berhadas besar.

Apabila seseorang dengan hadas besar harus akan berpuasa, maka wajib mandi junub terlebih dahulu.

Mandi wajib dilakukan dengan cara membasuh seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Orang yang diharuskan melakukan mandi wajib sebelum puasa di antaranya orang yang telah melakukan hubungan suami istri, wanita setelah haid hingga setelah melahirkan.

Berikut sebab-sebab seseorang melakukan mandi wajib, dikutip dari sumsel.kemenag.go.id:

- Bertemunya dua khitanan (bersetubuh) atau disebut dengan Junub

- Keluar mani karena bersetubuh atau dengan sebab lainnya.

- Ketika seseorang meninggal dunia, dan meninggalnya bukan mati syahid.

- Selesai nifas (bersalin, setelah berhentinya darah yang keluar sesudah melahirkan).

- Wiladah (setelah melahirkan).

- Selesai haid.

Tata cara mandi wajib:

1. Niat

Lafal niat mandi wajib:

وَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

Artinya: "Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar furdlu karena Allah".

2. Membasuh seluruh badan dengan air, yakni dengan meratakan air ke semua anggota tubuh.

3. Sebelum mandi disunatkan berwudu terlebih dahulu.

4. Menghilangkan najis dengan mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan.

5. Membaca 'Bismilahhirrahmanirrahim' pada awal melakukan mandi wajib.

6. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan dari pada kiri.

7. Membasuh badan sampai tiga kali.

5. Membaca do'a sebagaimana membaca do'a sesudah berwudlu.

Seseorang dengan hadas besar dilarang melakukan hal-hal berikut ini:

- Melaksanakan shalat.

- Melakukan thawaf di Baitullah.

- Memegang kitab suci Al-Qur'an.

- Membawa/mengangkat Kitab Al-Qur'an.

- Membaca Kitab Suci Al-Qur'an.

- Berdiam diri di masjid.

Bacaan Niat Puasa Arafah

Berikut ini bacaan niat puasa Arafah sebelum Idul Adha 2021, lengkap dengan keutamaanya.

Sebelum Hari Raya Idul Adha, Umat Islam disunnahkan untuk mengerjakan Puasa Arafah.

Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada 9 Dzulhijjah.

Mengingat Hari Raya Idul Adha 2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021, maka puasa Arafah dikerjakan pada Senin, 19 Juli 2021.

Dikutip dari Jurnal Tarjih Muhammadiyah yang disusun Muhammad Rofiq Muzakkir dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, disebut puasa Arafah karena puasa ini dikerjakan berbarengan dengan pelaksanaan ibadah Wukuf pada 9 Dzulhijjah.

Adapun hadis dari puasa Arafah sebagai berikut:

Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi saw, ia berkata: "Rasulullah pernah puasa sembilan hari (pertama) bulan Dzulhijjah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan yaitu Senin pertama dan hari Kamis." (Abu Dawud, Ahmad dan al-Baihaqi, disahihkan oleh al-Albani dan didaifkan oleh al-Anauth).

Dalam hadis lain, Rasulullah sekaligus menjelaskan tentang keutamaan puasa Arafah.

Berdasarkan hadis itu, Puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapus dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.

Dari Abu Qatadah...Rasullullah sawa bersabda: "Berpuasa pada tiga hari setiap bulan dan berpuasa dari satu Ramadan ke Ramadan selanjutnya, ini sama dengan puasa satu tahun penuh. Puasa Arafah, aku mengharap puasa ini dapat menghapus dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya," (Bukhari).

Puasa Arafah hanya dikerjakan bagi Umat Islam yang tidak sedang melaksanakan Wukuf.

Sementara bagi yang melaksanakan Wukuf diminta untuk tidak berpuasa.

Bacaan Niat Puasa Arafah

Berikut ini bacaan niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta'ala."

Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved