Sabtu, 9 Mei 2026

Menguak Fakta Broadcast Dugaan 'Kartel Kremasi' Jenazah di Tengah Covid-19

Harga kremas jenazah di tengah pandemi Covid-19 melambung tinggo hingga diduga telah terjadi kartel

Tayang:
mitti.se Via Wartakota
Ilustrasi -- Viral biaya kremasi jenazah di tembus hingga Rp 65 Juta 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Di tengah suasana duka akibat pandemi Covid-19, beredar kabar telah terjadi praktik kartel kremasi jenazah.

Dalam broadcast yang beredar, seorang bernama Martin, warga Jakarta Barat menjadi korbannya.

Ibundanya meninggal dunia namun sempat sulit menguburkan jenazahnya karena biaya kremasi menggila dalam hitungan hari.

Dilansir dari Warta Kota (Tribun Batam Grup), Martin mengaku diperas Rp 65 juta oleh sindikat kartel kremasi.

Ibunda Martin meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (12/7/2021). Jenazah ibunda pun diputuskan untuk dikremasi.

Baca juga: Harusnya Dikubur, Jenazah Warga Sengkuang Justru Dikremasi, Diduga Tertukar Saat Pengantaran

Berdasarkan pesan yang diperoleh, Martin berujar, petugas Dinas Pertamanan dan Hutan (Distamhut) Kota DKI Jakarta sempat membantu mencarikan krematoriumnya.

Kemudian Martin menghampiri orang yang mengaku dari Distamhut itu dan mereka menyampaikan bahwa paket kremasi dihargai Rp 48,8 juta.

"Nanti jenazah bisa segera dikremasi di Karawang, dan harus cepat karena RS lain juga ada yang mau ambil slot ini," kata Martin berdasarkan pesan berantai yang dikutip Warta Kota pada Senin (19/7/2021).

Mendengar kabar itu, Martin terkejut karena enam pekan lalu kakaknya yang meninggal dunia dan dikremasi, paket tersebut tidak sampai Rp 10 juta.

Lalu dua pekan kemudian besan kakaknya meninggal bersama anak perempuannya akibat Covid-19, paketnya Rp 24 juta per orang.

"Bagaimana harga bisa meroket begini tinggi dalam waktu singkat?," tanya Martin.

Dia lalu berupaya menghubungi hotline berbagai krematorium di Jabodetabek.

Kebanyakan tidak diangkat sementara yang mengangkat teleponnya mengaku sudah penuh.

"Kami menghubungi orang yang dulu mengurus kremasi kakak dan dapat keterangan bahwa memang segitu sekarang biayanya.

Kemudian dia juga tawarkan Rp 45 juta, jenazah juga bisa segera dikremasi tapi besok (Selasa, 13/7/201) di Cirebon," ucapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved