Minggu, 26 April 2026

Aksi Tipu Eks Wakil Ketua DPRD Berujung Pidana, Terobos Pos Penyekatan malah Ngaku Ditusuk Petugas

Mantan anggota DPRD Tapanuli Tengah melakukan aksi tipu-tipu merekayasa video penganiayaan oleh petugas di pos penyekatan PPKM Padang Sumatera Barat

|
ISTIMEWA
Sosok Awaluddin Rao yang berbohong dilukai di Pos PPKM Padang, Sumbar. Ia akhirnya mengaku berbohong karena panik tapi polisi tetap melanjutkan kasus pidananya 

TRIBUNBATAM.id - Mantan anggota DPRD melakukan aksi tipu-tipu merekayasa video penganiayaan polisi.

Aksi Awaluddin Rao, mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah yang mengaku matanya ditusuk petugas penyekatan PPKM darurat di Padang, Sumatera Barat akhirnya berujung pidana.

Rao yang sudah meminta maaf dan mengakui kebohongannya dinyatakan polisi akan tetap diproses hukum.

Dalam video berdurasi 2 menit 8 detik yang beredar sebelumnya, Rao mengaku didorong petugas hingga matanya tertusuk pena.

Saat ini kasus video diduga menyebarkan berita bohong itu ditangani Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar.

"Ya tetap ditindaklanjuti. Permohonan maaf tidak menghentikan proses hukum," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Sosok Awaluddin Rao, Mantan DPRD yang Berbohong Dilukai Petugas PPKM hingga Buta

Rao sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf di Mapolresta Padang, Ahad (18/7/2021) sore.

"Saya rela dan ikhlas dan sebaliknya memohon maaf sedalam-dalamnya apabila dengan video viral itu mengurangi konsentrasi atau menambah tugas kepolisian, khususnya Polresta Padang. Mata saya mulai membaik" kata Rao.

Rao mengatakan saat kejadian itu dirinya dalam situasi panik sehingga berteriak dan meminta tolong karena wajahnya yang telah berdarah.

Namun, dia mengucapkan pernyataan berbeda dengan yang ada di dalam video yaitu tidak ada tindakan penusukan terhadap matanya.

"Saya tidak melihat ada aparat yang menusuk saya.

Namun saat itu saya sudah melihat sudah berdarah kening saya makanya saya berteriak-teriak meminta tolong.

Intinya tidak ada saya melihat jelas ada aparat menusuk saya," ujar Rao.

Satake mengatakan pihaknya segera melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan untuk menyelidiki kasus itu.

"Kita akan tindaklanjuti dengan pemanggilan. Saat ini kasus dipegang penyidik di Ditkrimsus," kata Satake.

Baca juga: FAKTA Mantan Wakil Ketua DPRD Viral Berlumuran Darah Terobos Pos Penyekatan PPKM Darurat

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved