Breaking News:

Aksi Tipu Eks Wakil Ketua DPRD Berujung Pidana, Terobos Pos Penyekatan malah Ngaku Ditusuk Petugas

Mantan anggota DPRD Tapanuli Tengah melakukan aksi tipu-tipu merekayasa video penganiayaan oleh petugas di pos penyekatan PPKM Padang Sumatera Barat

Editor: Irfan Azmi Silalahi
ISTIMEWA
Sosok Awaluddin Rao yang berbohong dilukai di Pos PPKM Padang, Sumbar. Ia akhirnya mengaku berbohong karena panik tapi polisi tetap melanjutkan kasus pidananya 

TRIBUNBATAM.id - Mantan anggota DPRD melakukan aksi tipu-tipu merekayasa video penganiayaan polisi.

Aksi Awaluddin Rao, mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah yang mengaku matanya ditusuk petugas penyekatan PPKM darurat di Padang, Sumatera Barat akhirnya berujung pidana.

Rao yang sudah meminta maaf dan mengakui kebohongannya dinyatakan polisi akan tetap diproses hukum.

Dalam video berdurasi 2 menit 8 detik yang beredar sebelumnya, Rao mengaku didorong petugas hingga matanya tertusuk pena.

Saat ini kasus video diduga menyebarkan berita bohong itu ditangani Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar.

"Ya tetap ditindaklanjuti. Permohonan maaf tidak menghentikan proses hukum," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Sosok Awaluddin Rao, Mantan DPRD yang Berbohong Dilukai Petugas PPKM hingga Buta

Rao sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf di Mapolresta Padang, Ahad (18/7/2021) sore.

"Saya rela dan ikhlas dan sebaliknya memohon maaf sedalam-dalamnya apabila dengan video viral itu mengurangi konsentrasi atau menambah tugas kepolisian, khususnya Polresta Padang. Mata saya mulai membaik" kata Rao.

Mantan Wakil Ketua DPRD Tapteng, Sumut nekat melewati pos penyekatan tanpa dokumen, Jumat (16/7/2021) malam
Mantan Wakil Ketua DPRD Tapteng, Sumut nekat melewati pos penyekatan tanpa dokumen, Jumat (16/7/2021) malam (Screenshoot video)

Rao mengatakan saat kejadian itu dirinya dalam situasi panik sehingga berteriak dan meminta tolong karena wajahnya yang telah berdarah.

Namun, dia mengucapkan pernyataan berbeda dengan yang ada di dalam video yaitu tidak ada tindakan penusukan terhadap matanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved