Breaking News:

AS & Rusia Bersitegang, Diplomat Tinggi Rusia: Kondisi Memburuk ke Titik Buntu

Diplomat tinggi Rusia memperingatkan bahwa hubungan dengan Amerika Serikat (AS) telah memburuk ke titik buntu.Apa maksudnya?

Editor:
Kolase Presiden AS Joe Biden - Presiden Rusia Vladimir Putin
Foto ilustrasi kolase Presiden AS Joe Biden, dan Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNBATAM.id - AS dan Rusia saat ini menemukan diri mereka berselisih dalam sejumlah topik hangat internasional. 

Mulai dari perang di Suriah, keamanan siber, dan upaya untuk meningkatkan stabilitas strategis antara dua kekuatan senjata nuklir teratas dunia.

Semua topik ini ada dalam agenda ketika Presiden AS Joe Biden menetapkan untuk membangun "hubungan yang stabil dan dapat diprediksi" dengan Putin selama pertemuan puncak mereka bulan lalu.

Namun, Ukraina kembali menjadi garis terdepan ketegangan antara NATO dan Rusia beberapa minggu terakhir, ketika NATO melakukan manuver latihan tahunan di Laut Hitam. Hal ini pula yang diduga menjadi pemicu ketegangan AS dan Rusia.

Washington dan sekutunya menganggap pelatihan itu sebagai rutinitas.

Baca juga: Kecurigaan Jerman Vaksin Covid-19, Sebut China dan Rusia Punya Tujuan Politik di Baliknya

Sementara Moskwa mencap langkah itu sebagai ujian atas perbatasan yang diklaimnya, yang mengakibatkan pertikaian insiden internasional antara kedua belah pihak.

Pada Rabu (21/7/2021), Gedung Putih mengumumkan Joe Biden dijadwalkan menjadi tuan rumah mitranya dari Ukraina pada 30 Agustus.

“Kunjungan itu akan menegaskan dukungan tak tergoyahkan AS untuk kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina dalam menghadapi agresi berkelanjutan Rusia di Donbas dan Krimea," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

"Termasuk (menegaskan) kerja sama erat kami dalam keamanan energi, dan dukungan kami untuk upaya Presiden (Ukraina ) Zelenskyy, untuk mengatasi korupsi dan menerapkan agenda reformasi berdasarkan nilai-nilai demokrasi kita bersama," tambahnya.

Perselisihan geopolitik atas Ukraina juga telah merembes ke dalam politik energi Eropa dan Rusia serta sekutu AS, Jerman, yang terus melanjutkan jalur pipa Nord Stream 2 mereka.

Caption: Dalam foto ini diambil dari video yang didistribusikan oleh Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia, rudal jelajah hipersonik Zirkon baru diluncurkan oleh fregat Laksamana Gorshkov dari angkatan laut Rusia dari Laut Putih, di utara Rusia, Rusia, Senin, 19 Juli 2021.
Caption: Dalam foto ini diambil dari video yang didistribusikan oleh Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia, rudal jelajah hipersonik Zirkon baru diluncurkan oleh fregat Laksamana Gorshkov dari angkatan laut Rusia dari Laut Putih, di utara Rusia, Rusia, Senin, 19 Juli 2021. (KEMENTERIAN PERTAHANAN RUSIA via AP via kompas.com)

Baca juga: Rusia Akan Kirim Satelit Kanopus-V ke Iran, Pihak AS Mulai Risau

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved