DPRD Natuna Dukung Dinkes Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19
Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah menyebut, kondisi Natuna saat ini sedang tidak baik-baik saja akibat pandemi covid-19
Penulis: agus tri | Editor: Dewi Haryati
Laporan Kontributor Tribunbatam.id di Natuna, Wina
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah menyebut, kondisi Natuna saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Hal ini disebabkan pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Bukan hanya berdampak pada kesehatan masyarakat namun juga perekonomian.
Dari segi kesehatan, masyarakat menjadi paranoid atau takut untuk memeriksakan kesehatan ke Pusat Pelayanan Kesehatan yang ada. Mereka takut ketika di-swab lalu dinyatakan positif Covid. Sehingga banyak masyarakat ketika sakit lebih suka tetap berada di rumah, lalu setelah parah baru dibawa ke rumah sakit.
Masyarakat yang masih awam mengenai Covid-19, merasa virus Corona bagaikan momok yang menghantui dan mendakwa bila berobat ke Puskesmas atau RSUD sudah pasti divonis Covid.
Selain itu dengan adanya pembatasan ruang gerak masyararakat imbas dari upaya meminimalisir penyebaran virus corona menjadikan perekonomian lesu karena masyarakat tidak dapat beraktivitas normal lagi. Sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi perekonomian mereka.
"Masyarakat Natuna saat ini sedang tidak baik-baik saja. Selain masalah kesehatan, juga ekonomi. Terkait PPKM, salah satu fenomena di Natuna, itu penyebab masyarakat kurang untuk melaporkan kesehatannya," ujar Ganda dalam program News Webilog Tribun Batam, Rabu (21/7/2021).
Ia melanjutkan, aktivitas utama masyarakat Natuna sebagian besar merupakan petani dan nelayan. Pekerjaan mereka ini terkadang juga menjadi penyebab mereka sulit untuk diajak memeriksakan diri ke Puskesmas jika sakit. Sebagian besar masyarakat masih lebih percaya dengan cara pengobatan tradisional.
Baca juga: Satgas Covid-19 Natuna Tambah Kamar Isolasi bagi Pasien di Asrama Haji
Daeng Ganda menegaskan, lonjakan angka positif Covid-19 di Natuna, juga disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memeriksakan diri saat tubuh merasa sedang tidak baik-baik saja.
"Lonjakan covid-19 di Natuna karena kurang kesadaran masyarakat. Masyarakat yang masih awam dengan pandemi, masyarakat masih suka berobat secara tradisional dan merasa ini lebih efektif," imbuh Ganda.
Namun melihat upaya Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Kesehatan untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan, diacungi jempol oleh politikus partai Golkar Natuna ini.
"Kami DPRD memahami tidak mudah bagi Dinas Kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan," kata Ganda.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah menyampaikan, Dinkes terus memberikan edukasi mengenai kesehatan baik melalui sosialisasi, komunikasi langsung, bahkan hingga melakukan pengecekan kesehatan kepada masyarakat.
"Menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pemahaman ini kepada msyarakat, walaupun tidak bisa kita lakukan sekaligus, namun secara bertahap baik melalui sosialisasi dan komunikasi langsung, agar masyarakat paham betul mengenai kesehatan," kata Hikmat.
Ganda menambahkan, DPRD Natuna akan terus mendukung upaya peningkatan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, agar masyarakat Natuna dapat lebih peduli dan memahami arti pentingnya kesehatan..
(Tribunbatam.id/Wina)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
Berita tentang Natuna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2307news-webilog.jpg)