Kamis, 28 Mei 2026

CORONA KEPRI

Kasus Aktif Covid-19 Tanjungpinang saat PPKM Level IV, Mayoritas Isolasi Mandiri

Satgas covid-19 Tanjungpinang mencatat 1.951 kasus aktif hingga 24 Juli 2021 atau saat PPKM Level IV.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Endra Kaputra
PENANGANAN COVID - Personel Polsek Tanjungpinang Timur menyemprot disinfektan di permukiman penduduk di Jalan Nusantara, Km 14, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Senin (2/11/2020). 

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255," ungkapnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (25/7/2021).

PPKM Level IV Tanjungpinang Diperpanjang

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengirimkan 147.000 Rapid Test Antigen termasuk obat-obatan penunjang kesehatan pasien Covid-19.

Permohonan ini ia sampaikan guna mendukung perpanjangan masa PPKM Level IV Tanjungpinang hingga 8 Agustus 2021.

Berdasarkan hasil asesmen pada rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian/ Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dua wilayah di Provinsi Kepri, Tanjungpinang dan Batam wajib menerapkan PPKM Level IV.

Masa PPKM Level IV Tanjungpinang diperpanjang mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Hal ini dikarenakan peningkatan persen kumulatif kasus terkonfirmasi di Kepri cukup besar di angka 54,8 persen.

Sementara kasus aktif covid-19 di Kepri per 23 Juli 2021 tercatat sebesar 8.780 kasus.

Adapun PPKM Level IV akan diterapkan di 45 Kabupaten/Kota di 21 Provinsi se-Indonesia.

Direncanakan paling lambat hari ini, Menteri Dalam Negeri / Mendagri Tito Karnavian akan mengeluarkan Inmendagri terbaru mengenai pelaksanaan PPKM Level IV di Luar Jawa dan Bali.

"Kami mohon dukungn Pemerintah Pusat untuk 14 hari pemberlakuan PPKM Level IV nanti," ujar Gubernur Kepri itu dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (25/7/2021).

Dalam rapat koordinasi penerapan PPKM Level IV di Luar Jawa dan Bali secara virtual dari Bintan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran covid-19.

Meskipun menurunkan angka Covid-19 sampai 30 persen di Kepri tapi masih berfluktuasi.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, salah satu kendala yang ada di Kepri adalah pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) yang belum terakumulasinya laporan secara keseluruhan karena petugas-petugas di puskesmas banyak yang terpapar dengan Covid-19.

Meskipun testing dan tracing sudah meningkat lebih baik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved