CORONA KEPRI
Kasus Aktif Covid-19 Tanjungpinang saat PPKM Level IV, Mayoritas Isolasi Mandiri
Satgas covid-19 Tanjungpinang mencatat 1.951 kasus aktif hingga 24 Juli 2021 atau saat PPKM Level IV.
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Jumlah kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang berjumlah 1.951 jelang masa perpanjangan PPKM Level IV.
Ribuan kasus aktif ini, merupakan bagian dari total 7.811 kasus positif virus corona di Tanjungpinang.
Seperti diketahui PPKM Level IV Tanjungpinang akan diperpanjang mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.
Tanjungpinang kini masih berstatus Zona Merah Covid-19.
Bersama tiga daerah lainnya yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Natuna.
Data Satgas covid-19 di Tanjungpinang hingga 24 Juli 2021, terdapat 1.725 kasus aktif yang menjalani isolasi mandiri.
Sementara 99 pasien dirawat di rumah sakit dan 127 pasien menjalani karantina di Lohass Hotel.
Adapun jumlah pasien selesai sembuh corona bertambah menjadi 5.614.
Selain itu, terdapat penambahan pasien meninggal akibat corona.
Dengan penambahan ini, totalnya berubah menjadi 246 pasien.
Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang akan mentracing (menelusuri) pada sejumlah orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan.
Rahma juga mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.
Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Corona di Kepri Berikut Stok Vaksin, Batam Tersisa 7.494 Vial
Baca juga: Angka Pernikahan Dini di Natuna dan Tanjungpinang Meningkat saat Pandemi Covid19
Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.
"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255," ungkapnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (25/7/2021).
PPKM Level IV Tanjungpinang Diperpanjang
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengirimkan 147.000 Rapid Test Antigen termasuk obat-obatan penunjang kesehatan pasien Covid-19.
Permohonan ini ia sampaikan guna mendukung perpanjangan masa PPKM Level IV Tanjungpinang hingga 8 Agustus 2021.
Berdasarkan hasil asesmen pada rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian/ Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dua wilayah di Provinsi Kepri, Tanjungpinang dan Batam wajib menerapkan PPKM Level IV.
Masa PPKM Level IV Tanjungpinang diperpanjang mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.
Hal ini dikarenakan peningkatan persen kumulatif kasus terkonfirmasi di Kepri cukup besar di angka 54,8 persen.
Sementara kasus aktif covid-19 di Kepri per 23 Juli 2021 tercatat sebesar 8.780 kasus.
Adapun PPKM Level IV akan diterapkan di 45 Kabupaten/Kota di 21 Provinsi se-Indonesia.
Direncanakan paling lambat hari ini, Menteri Dalam Negeri / Mendagri Tito Karnavian akan mengeluarkan Inmendagri terbaru mengenai pelaksanaan PPKM Level IV di Luar Jawa dan Bali.
"Kami mohon dukungn Pemerintah Pusat untuk 14 hari pemberlakuan PPKM Level IV nanti," ujar Gubernur Kepri itu dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (25/7/2021).
Dalam rapat koordinasi penerapan PPKM Level IV di Luar Jawa dan Bali secara virtual dari Bintan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran covid-19.
Meskipun menurunkan angka Covid-19 sampai 30 persen di Kepri tapi masih berfluktuasi.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, salah satu kendala yang ada di Kepri adalah pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) yang belum terakumulasinya laporan secara keseluruhan karena petugas-petugas di puskesmas banyak yang terpapar dengan Covid-19.
Meskipun testing dan tracing sudah meningkat lebih baik.
"Sehingga kami mengambil langkah beberapa tenaga-tenaga di kantor kecamatan akan kita perbantukan di puskesmas untuk merekapitulasi laporan 3T," ujar Gubernur Ansar.
Sebagai tambahan informasi, capaian vaksinasi di Kepulauan Riau merupakan ketiga yang tertinggi secara nasional.
Dengan capaian per Jumat (23/7) sebanyak 64,21 persen atau rata-rata realisasi harian 4.407 orang.
Provinsi Kepri termasuk Provinsi dengan tingkat konversi tempat tidur isolasi pasien Covid-19 tertinggi di angka 35 persen.
Untuk itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap dengan serbuan vaksinasi yang masif dan konversi tempat tidur.
Sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan yang ketat akan segera meredakan penyebaran Covid-19 di Kepri.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak/Endra Kaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/personel-polsek-tanjungpinang-timur-bantu-penanganan-covid-19.jpg)