BINTAN TERKINI

Tepi Jalan Lintas Barat Bintan Mulai Diperbaiki, Longsor saat Hujan Ekstrem Awal Tahun

Tepi Jalan Lintas Barat Bintan sebelumnya rusak akibat longsor akibat hujan ekstrem pada Januari 2021.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Proses pengerjaan batu miring di lokasi bukit longsor tepi Jalan Lintas Barat Bintan, Senin (26/7/2021). Kondisi itu juga merusak batu miring di tepi jalan nasional itu. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Batu miring serta drainase yang rusak di tepi Jalan Lintas Barat Bintan, Kecamatan Teluk Bintan mulai diperbaiki.

Pekerja mulai merangkai besi guna memperbaiki batu miring yang rusak akibat bukit yang longsor pada awal tahun 2021.

Kondisi itu terjadi akibat curah hujan ekstrem hingga menyebabkan banjir di Bintan.

Pantauan TribunBatam.id, batu miring dan gorong-gorong yang rusak di sana juga sedang dibangun lagi oleh dinas terkait.

Sebuah alat berat juga tampak beroperasi dilokasi untuk mentata tanah yang longsor.

Alat berat diturunkan untuk membersihkan gundukan pasir dan becek di Jalan Lintas Barat Tepat di depan Jalan Kampung Sei Lepan yang becek dan ditutupi gundukan pasir, Selasa (18/5/2021)
Alat berat diturunkan untuk membersihkan gundukan pasir dan becek di Jalan Lintas Barat Tepat di depan Jalan Kampung Sei Lepan yang becek dan ditutupi gundukan pasir, Selasa (18/5/2021) (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Pekerja juga tampak sedang merangkai besi untuk memperbaiki batu miring yang rusak di sana.

Camat Teluk Bintan, Raja Lukman membenarkan bahwa bukit yang longsor dan merusak batu miring dan drainase disana sedang diperbaiki.

Raja menjelaskan jika proses pengerjaan di sana sudah di mulai dari bulan Februari 2021 kemarin.

"Tapi saat ini sudah tampak alat berat di sana.

Pekerja juga fokus memperbaiki batu miring," ujarnya, Senin (26/7/2021).

Ia pun berharap proses pengerjaan bisa segera selesai.

Sebab kata Raja Lukman, tanah yang berasal dari bukit ada yang sampai merusak saluran drainase dan masuk ke badan jalan.

Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan bagi pengendara bermotor yang melintasi Jalan Lintas Barat Bintan.

DIKELUHKAN Pengendara Bermotor

Kondisi Jalan Lintas Barat Bintan sebelumnya dikeluhkan pengendara bermotor.

Itu setelah adanya jalan yang tertutup gundukan pasir tepatnya di depan Simpang Jalan Kampung Sei Lepan, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Baca juga: SPBU di Bintan Bertambah, Pembeli Kini Bisa Beli Bensin di Jalan Lintas Barat

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Pengendara Keluhkan Gundukan Pasir di Jalan Lintas Barat Bintan

Pengendara bermotor menilai, kondisi jalan yang tertutup pasir itu Rawan Kecelakaan.

Apalagi ketika pasir terkena air.

Kondisi jalan itu, tergolong licin saat dilewati kendaraan, apalagi sepeda motor.

Jalan Lintas Barat Bintan bukan kali ini saja dikeluhkan pengendara bermotor.

Sejak 2020 lalu, kondisi jalan ini cukup rawan terjadi Lakalantas di Bintan.

Mulai dari lubang dekat Jembatan Kangboi, hingga Kecelakaan di Bintan yang dialami satu unit mobil box pada November 2020 lalu.

"Rawan Kecelakaan. Kondisi gundukan pasir di sana sudah menutupi setengah badan jalan.

Tergolong licin jika dilewati," ucap seorang warga Tanjunguban, Yamin, Jumat (16/4/2021).

Yamin menyebutkan, pasir di jalan itu berasal dari bukit di samping badan jalan yang terbawa air ketika hujan turun.

"Kalau tidak hujan lagi, pasir itu akan tetap di sana dan semakin menumpuk," terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Iwan, warga Desa Sempang.

Ia mengakui jalan yang dilewatinya itu sering tertutup pasir jika turun hujan.

"Bahkan sampai becek dan gundukan pasir sampai menutupi setengah badan jalan," ucapnya.

Ia pun mengaku, tidak sedikit pengendara sepeda motor hampir terjatuh di sana. Apalagi saat malam hari , sangat rawan terjatuh di sana.

Baca juga: Jalan Lintas Barat Rawan, Polsek Gunung Kijang Selidiki Dugaan Pelecehan di Jalan Bintan

Ia berharap kepada pemerintah atau pun dinas terkait atau pemilik lahan bisa mencarikan solusi.

Salah satunya dengan cara membuat batu miring di pinggir bukit pasir yang berada di pinggir jalan tersebut.

Setidaknya batu miring ini bisa menahan pasir agar tidak turun di saat musim hujan dan kembali menutupi badan jalan.

"Intinya lebih baik mencegah, dari pada sudah terjadi kecelakaan baru diperbaiki,"tutupnya.
(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved